Prangko Seri Revolusi, Jejak Perjuangan Kemerdekaan di Selembar Kertas

  • 16 Agt 2026 11:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Prangko Indonesia menjadi simbol identitas negara baru setelah Indonesia merdeka dari penjajahan.
  • Pada masa penjajahan, prangko yang beredar di Indonesia adalah terbitan dari Belanda dan Jepang, bukan terbitan lokal.
  • Penerbitan prangko sendiri merupakan bagian penting dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang tercermin dalam artefak sejarah.

RRI.CO.ID, Jakarta – Perjuangan mempertahankan kemerdekaan tidak hanya meninggalkan senjata, arsip, atau foto sejarah. Selembar prangko juga menyimpan cerita tentang perjuangan Indonesia pada masa awal kemerdekaan.

Pada masa penjajahan, prangko yang beredar di Indonesia merupakan terbitan Belanda dan Jepang. Setelah merdeka, Indonesia mulai menerbitkan prangko sendiri sebagai bagian dari identitas negara baru.

Salah satu penerbitan tersebut dikenal sebagai Prangko Seri Revolusi yang terbit pada periode 1946-1947. Seri ini dibuat untuk memperingati satu tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Prangko tersebut tidak hanya memuat angka nominal dan tulisan Republik Indonesia. Gambar pada setiap prangko juga menampilkan berbagai peristiwa serta situasi perjuangan masa revolusi.

Salah satu desainnya menampilkan banteng yang memutus rantai. Ilustrasi tersebut menjadi gambaran perjuangan bangsa Indonesia melepaskan diri dari penjajahan.

Desain lainnya menampilkan peristiwa Pertempuran Bandung Lautan Api dan Pertempuran Surabaya. Ada pula gambar Pertempuran Ambarawa serta rapat raksasa di Lapangan Ikada.

Prangko Seri Revolusi juga menampilkan tentara dalam berbagai situasi. Beberapa desain menggambarkan Tentara Angkatan Udara dan pasukan berkuda dalam suasana perjuangan.

Tidak semua gambar menggambarkan pertempuran atau pasukan bersenjata. Sejumlah prangko menampilkan Pelabuhan Tanjung Perak dan Gerbang Air Wonokromo di Surabaya.

Pilihan gambar tersebut membuat prangko menjadi lebih dari sekadar tanda pembayaran layanan pos. Setiap ilustrasi membawa cerita mengenai kondisi Indonesia pada masa revolusi.

Prangko juga dapat menjadi media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Pada masa itu, gambar dan tulisan dalam prangko ikut memperkenalkan berbagai peristiwa perjuangan kepada publik.

Selain sebagai media komunikasi, prangko tersebut menjadi pengingat terhadap perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Karena itu, benda kecil tersebut turut merekam semangat revolusi melalui gambar-gambar yang dicetak di atasnya.

Kini, Prangko Seri Revolusi menjadi salah satu benda yang menarik perhatian kolektor dan peneliti sejarah. Kelangkaannya serta cerita di balik desain membuat prangko tersebut memiliki nilai sejarah tersendiri.

Dari gambar banteng hingga pertempuran, Prangko Seri Revolusi merekam berbagai sisi Indonesia setelah Proklamasi. Selembar kertas kecil itu akhirnya menjadi salah satu jejak visual perjuangan mempertahankan kemerdekaan. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....