Puan Minta Nasib Wisatawan di Labuan Bajo Diperhatikan Pascagempa NTT

  • 15 Agt 2026 17:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap nasib wisatawan yang terdampak gempa NTT, terutama wisatawan di kawasan Labuan Bajo.
  • Puan meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak bencana serta memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.
  • Pemerintah perlu memastikan wisatawan memperoleh tempat berlindung, bantuan, serta informasi yang memadai hingga kondisi kembali aman.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap nasib wisatawan yang terdampak gempa. Terutama wisatawan di kawasan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, yang menjadi salah satu destinasi wisata utama di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Puan meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak bencana serta memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi. "Pemerintah harus bergerak cepat untuk menangani dampak gempa, dan merespons cepat kebutuhan warga terdampak," kata Puan dalam keterangannya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Diketahui, guncangan gempa NTT dirasakan cukup kuat di Labuan Bajo. Ratusan wisatawan domestik dan mancanegara dilaporkan berhamburan keluar dari hotel saat gempa terjadi, pagi tadi.

Sejumlah hotel dan resor juga mengalami kerusakan. Puan menilai pemerintah perlu memastikan wisatawan memperoleh tempat berlindung, bantuan, serta informasi yang memadai hingga kondisi kembali aman.

"Para wisatawan ini jauh dari rumahnya. Pemerintah harus memastikan mereka mendapat pertolongan, khususnya bagi wisatawan yang tempatnya menginap rusak," ujar Puan.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa tersebut dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust atau Sesar Busur Belakang Flores. Yakni, sesar aktif di dasar Laut Flores di sebelah utara Pulau Flores.

Puan juga mengingatkan pemerintah agar melakukan langkah mitigasi terhadap potensi gempa susulan. Ia juga meminta pemerintah meluruskan berbagai informasi mengenai potensi gempa besar berikutnya yang beredar di tengah masyarakat.

"Pemerintah melalui lembaga yang berwenang harus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Serta memberikan edukasi untuk mencegah keresahan warga," ucap Puan.

Ia juga meminta bantuan logistik segera disalurkan secara merata. Khususnya, kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah dan masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.

"Dan apabila ada warga yang mengungsi, pastikan tempat pengungsian yang nyaman dan aman. Pengungsian harus ramah terhadap lansia, anak-anak, ibu hamil/menyusui, warga difabel dan yang memiliki penyakit bawaan," kata Puan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....