BNPB: 2000 Warga NTT Mengungsi Secara Mandiri

  • 15 Agt 2026 14:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebut ada 2.000 warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur yang mengungsi secara mandiri
  • Sebagian warga yang mengungsi telah kembali ke rumah
  • Pemerintah pusat menyampaikan ucapan duka atas gempa M7,7 di NTT

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebagian warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mulai kembali ke rumah masing-masing. BNPB mencatat sekitar 2.000 warga sebelumnya mengungsi secara mandiri setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pengungsi terbanyak berada di Nagekeo dan Kupang. Menurutnya, sebagian warga kini telah berangsur kembali ke rumah masing-masing.

"Ada 2.000 jiwa evakuasi mandiri, kami kira yang banyak di Nagekeo dan Kupang. Sebagian telah kembali ke rumah," kata Berton dalam dialog bersama RRI Pro3, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ia meminta tetap tenang namun waspada potensi susulan. Berton mengimbau anak-anak, ibu hamil dan lansia mencari lokasi aman.

Berton mengatakan pendataan dampak gempa masih berlansung. Ia memperkirakan banyak bangunan yang rusak akibat gempa M7,7.

"Banyak bangunan kalau kita lihat di medsos atau foto yang dikirim ke kami terdampak. Wilayah paling besar di Nagekeo," katanya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita atas gempa yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, pada pukul 05.00WIB. Menteri Prasetyo telah melapor ke Presiden Prabowo Subianto.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa yang dilaporkan kepada kami ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut. Tadi pagi juga sudah melapor kepada bapak presiden," kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Sabtu, 15 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....