APDI Soroti Pentingnya Kompetensi dan Kualitas Konten bagi Para Kreator
- 13 Agt 2026 22:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Teknologi gadget modern sudah mampu menghasilkan konten berkualitas tinggi dengan resolusi tinggi, sehingga perangkat canggih bukan lagi faktor pembeda utama.
- Arif Ilham Adnan, Co-Chairman Asosiasi Content Creators Indonesia, menekankan bahwa kreator konten harus fokus pada kompetensi dan pemahaman nilai konten yang dihasilkan.
- Kreator konten dituntut untuk meningkatkan kualitas dan nilai substansi konten mereka sebagai respons terhadap ketersediaan teknologi yang sudah terjangkau secara luas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah kemudahan teknologi, menjadi kreator konten tidak lagi cukup mengandalkan perangkat canggih. Kreator dituntut memiliki kompetensi dan memahami nilai dari konten yang dihasilkan.
Co-Chairman dan Founder Asosiasi Content Creators Indonesia, Arif Ilham Adnan, mengatakan hampir semua gadget kini mampu menghasilkan konten berkualitas dengan resolusi tinggi. Kondisi tersebut membuat kreator perlu lebih memperhatikan kualitas dan nilai konten yang dihasilkan.
"Yang penting adalah bagaimana agar suatu konten berpihak kepada negara kita. Dan bagaimana konten itu aman dan tidak harmful (berbahaya) terutama terhadap anak-anak dan remaja," ujar Arif dalam acara peluncuran Transformasi Kreator Indonesia di Gedung RRI, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.
"Kemudian konten tersebut harus sustain, artinya bagaimana kontennya bisa mendukung keberlanjutan di negara kita. Lalu, konten itu harus mempromosikan hal-hal yang baik," katanya.
Sementara itu, Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam, menegaskan pentingnya memverifikasi dan mengklarifikasi informasi. Menurutnya, konten yang beredar belum tentu memiliki kebenaran sehingga perlu diarahkan agar membawa nilai keindonesiaan.
"Kita perlu memverifikasi konten-konten yang beredar, apalagi di sosial media. Selain itu, konten yang dibuat di Indonesia harus mengandung value tentang keindonesiaan," ucapnya dalam kesempatan yang sama.
Ia mengajak anak bangsa membuat konten bermuatan nilai keindonesiaan sekaligus membentuk komunitas kreator sebagai wadah konten positif. Ia juga berharap RRI menjadi lokomotif penggerak anak bangsa dalam memproduksi konten yang mengangkat nilai-nilai Pancasila. (Shafa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....