KADIN: Teknologi Buka Ruang Pertumbuhan Konten Kreator
- 13 Agt 2026 16:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Desi Albert Mamahit, Ketua Komite Tetap Keamanan Siber dan Perlindungan Infrastruktur Kritis KADIN Indonesia, menilai perkembangan teknologi membuka peluang pertumbuhan bagi konten kreator Indonesia.
- Perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan dianggap menjadi pendorong utama dalam meningkatkan daya tarik fenomena kreator di Indonesia.
- Pernyataan ini disampaikan pada acara Soft Launching Transformasi Kreator Indonesia yang diselenggarakan di kantor LPP RRI, Jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Komite Tetap Keamanan Siber dan Perlindungan Infrastruktur Kritis KADIN Indonesia Desi Albert Mamahit menilai perkembangan teknologi membuka ruang bagi pertumbuhan konten kreator Indonesia. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan turut membuat fenomena kreator semakin menarik.
“Sebetulnya kreator Indonesia terutama hal yang berkaitan dengan konten kreator, ini sangat menarik ya fenomenanya. Karena dengan semakin berkembangnya bidang IT, Artificial Intelligence juga sudah merebak ya di Indonesia,” ujar Desi saat ditemui usai menghadiri acara Soft Launching Transformasi Kreator Indonesia di Kantor LPP RRI, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.
Perkembangan teknologi tersebut berjalan seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang membuat konten. Desi melihat kreator Indonesia semakin kreatif dan produktif, meskipun sebagian masih berada pada tahap mencoba dan mengembangkan karya.
“Jadi para konten kreator Indonesia ini jadi semakin kreatif saya melihat dan semakin banyak apa produktivitas mereka. Walaupun ada yang baru mulai-mulai, coba-coba, tapi ini sudah menunjukkan sesuatu yang bagus,” kata Desi.
Desi menilai perkembangan tersebut menunjukkan masyarakat Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia berharap kreativitas kreator terus diarahkan untuk menghasilkan konten yang memberikan inspirasi dan mendorong kemajuan bangsa.
Perkembangan kreativitas tersebut juga dinilai membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Desi mengatakan pertumbuhan bidang kreasi dapat meningkatkan pendapatan kreator maupun pelaku usaha yang memiliki barang untuk dijual.
“Jadi saya rasa semakin banyak semakin berkembang ya dinamika di bidang kreasi ya terutama konten kreator. Ini juga harusnya bisa meningkatkan pendapatan masyarakat ya, baik pelaku konten kreator sendiri ataupun ya barang-barang yang mau dijual,” ujar Desi.
Menurut Desi, peluang ekonomi tersebut perlu didukung dengan pengembangan ekosistem bisnis konten kreator. Ia berharap perkembangan ekosistem tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bangsa Indonesia.
Program Transformasi Kreator Indonesia merupakan kolaborasi RRI dan Hyppe yang membuka kesempatan bagi kreator di seluruh Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Program tersebut menyediakan total hadiah Rp2 miliar serta kesempatan mentoring, networking, publikasi karya, dan pengembangan kreativitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....