Gus Najmi: Negara Tidak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba

  • 13 Agt 2026 19:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gus Najmi mendukung penuh langkah tegas Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengungkap dan memberantas jaringan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara.
  • Pemberantasan jaringan narkoba dinilai sebagai upaya menyelamatkan masa depan generasi muda Indonesia dari dampak bahaya narkoba.
  • Gus Najmi juga mengingatkan bahwa ketegasan penegakan hukum harus dibarengi dengan kehadiran negara di tengah masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany atau Gus Najmi mendukung penuh langkah tegas Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengungkap dan memberantas jaringan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Gus Najmi menilai pemberantasan jaringan narkoba bukan semata-mata soal menangkap bandar. Lebih dari itu, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya menyelamatkan masa depan generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba.

“PKB mendukung penuh langkah tegas BNN dalam mengungkap dan memberantas jaringan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Bagi saya, ini bukan sekadar persoalan penangkapan bandar, ini adalah perang untuk menyelamatkan masa depan generasi muda Indonesia,” ujar Najmi dalam keterangannya, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurutnya, narkoba memiliki dampak yang jauh lebih luas. Selain merusak kesehatan, narkoba dapat menghancurkan keluarga, menurunkan produktivitas, serta merusak masa depan anak-anak muda.

Karena itu, Gus Najmi meminta negara tidak ragu dalam menghadapi bandar dan jaringan peredaran narkoba. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak lebih tegas dan cepat dalam perang melawan narkona.

“Negara tidak boleh ragu dan tidak boleh kalah. Kita harus tegas terhadap bandar dan jaringannya. Jaringannya harus diputus, aset hasil kejahatannya harus dikejar, dan ekosistem yang membuat narkoba tumbuh harus dihancurkan,” ucapnya.

Namun, Gus Najmi mengingatkan bahwa ketegasan penegakan hukum harus dibarengi dengan kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, penggerebekan dan penindakan hukum tidak boleh menjadi akhir dari penanganan persoalan narkoba di Kampung Bahari.

Pemerintah perlu memastikan adanya pengawasan dan operasi berkelanjutan agar jaringan narkoba tidak kembali tumbuh. Selain penegakan hukum, dia mendorong penguatan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan terhadap anak dan pemuda.

“Kita harus keras terhadap bandar, tetapi juga hadir untuk masyarakat. Anak-anak dan pemuda Kampung Bahari harus mendapatkan ruang untuk tumbuh, pendidikan, pekerjaan, aktivitas positif, dan masa depan yang lebih baik,” kata Gus Najmi.

Sebagai politisi muda, Gus Najmi menilai pemberantasan narkoba harus ditempatkan sebagai bagian dari agenda besar penyelamatan generasi Indonesia. Ia mengingatkan agar persoalan seperti yang terjadi di Kampung Bahari tidak kembali muncul di wilayah lain.

“Satu Kampung Bahari sudah terlalu banyak. Jangan sampai ada Kampung Bahari berikutnya di Indonesia,” kata Gus Najmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....