DWP Pusat Gelar Pelatihan Keuangan untuk Perkuat Tata Kelola
- 12 Agt 2026 16:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DWP Pusat menggelar pelatihan penyusunan laporan keuangan dan literasi keuangan bagi pengurus.
- Peserta mendapat pembekalan tentang laporan keuangan, Coretax, investasi, hingga pengelolaan utang.
- DWP Pusat menyerahkan penghargaan kepada donatur dan peserta Charity Bazaar untuk mendukung renovasi sekolah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat menggelar pelatihan keuangan untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DWP Pusat, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut membahas penyusunan laporan keuangan serta literasi keuangan bagi para pengurus. Kegiatan ini diharapkan mendorong pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Ketua Umum DWP, Ida Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pemahaman keuangan penting bagi pengurus dalam menjalankan organisasi secara profesional. Materi yang diberikan juga mencakup pemahaman mengenai investasi yang tepat dan bijak.
“Melalui literasi keuangan, para pengurus mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar serta pemahaman investasi yang cerdas. Diharapkan dapat mendukung tata kelola organisasi DWP yang semakin profesional,” ujar Ida di Gedung DWP Pusat, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Materi laporan keuangan disampaikan Ketua DWP Kementerian Kesehatan, Hatipah Haroen Al Rasyid, yang memiliki pengalaman sebagai praktisi keuangan. Ia menjelaskan bahwa laporan keuangan tidak sekadar mencatat angka, tetapi juga menunjukkan transparansi organisasi.
“Penyusunan laporan keuangan memerlukan pemahaman terhadap komponen, prinsip, dan langkah-langkah pencatatan yang sistematis. Laporan yang baik mencerminkan akuntabilitas organisasi,” kata Hatipah.
Peserta juga memperoleh materi mengenai Coretax untuk mendukung pemenuhan kewajiban perpajakan. Materi tersebut mencakup pelaporan SPT, pembuatan bukti potong, penyetoran pajak, hingga pemeriksaan saldo atau tunggakan.
Sementara itu, materi investasi disampaikan Vice President Government Business Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Heru Rizky Jiwayani. Melalui materi “Smart Investment with Livin’ Investasi by Bank Mandiri”, peserta diajak memahami investasi berdasarkan kebutuhan, tujuan, kemampuan, dan profil risiko.
Heru juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan kemampuan membayar sebelum mengambil utang. Jenis dan tujuan penggunaan utang juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan beban keuangan.
Dalam kegiatan tersebut, DWP Pusat turut memberikan piagam penghargaan kepada donatur DWP Peduli dan peserta Charity Bazaar. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum DWP.
Dana yang terkumpul melalui Charity Bazaar akan digunakan untuk membantu renovasi sekolah yang membutuhkan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya DWP memperluas manfaat kegiatan organisasi bagi masyarakat.
Melalui pelatihan dan kegiatan sosial tersebut, DWP Pusat berupaya memperkuat kapasitas pengurus sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Penguatan tata kelola keuangan diharapkan dapat mendukung organisasi yang semakin profesional dan bertanggung jawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....