Hari UMKM Nasional Diperingati Setiap12 Agustus, Ini Sejarah dan Tujuannya

  • 12 Agt 2026 16:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari UMKM Nasional diperingati setiap 12 Agustus dan berkaitan dengan tanggal kelahiran Mohammad Hatta.
  • Penetapan peringatan tersebut lahir melalui Kongres UMKM di Yogyakarta pada 25-26 Mei 2016.
  • Hari UMKM Nasional mendorong inovasi, akses pembiayaan, dan transformasi digital pelaku usaha.

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasional diperingati setiap 12 Agustus. Peringatan tersebut menjadi momentum menghargai pelaku usaha sekaligus memperkuat semangat ekonomi kerakyatan Indonesia.

Tanggal tersebut berkaitan erat dengan kelahiran Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta. Bung Hatta lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902 dan dikenal memperjuangkan kedaulatan ekonomi rakyat.

Pemikirannya menekankan perekonomian Indonesia harus bertumpu pada kekuatan masyarakat kecil. Gagasan tersebut kemudian menjadi salah satu landasan filosofis dalam penetapan Hari UMKM Nasional.

Mengutip laman InfoUMKM, gagasan mengenai hari khusus bagi UMKM menguat melalui Kongres UMKM di Yogyakarta. Pertemuan tersebut berlangsung pada 25-26 Mei 2016 dan dihadiri berbagai pelaku serta pendamping usaha.

Kongres itu melahirkan kesepakatan yang dikenal sebagai Deklarasi Yogyakarta. Para peserta kemudian memilih 12 Agustus sebagai Hari UMKM Nasional.

Pemilihan tanggal kelahiran Bung Hatta bertujuan menegaskan kembali nilai ekonomi kerakyatan. Nilai tersebut menempatkan masyarakat sebagai kekuatan penting dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa.

Peran UMKM

Penetapan Hari UMKM Nasional juga dilandasi besarnya peran sektor tersebut dalam perjalanan ekonomi Indonesia. UMKM terbukti mampu bertahan ketika krisis moneter melanda Indonesia pada 1998.

Ketika banyak usaha besar mengalami tekanan, sektor usaha rakyat tetap bergerak menopang perekonomian. Keberadaan UMKM turut membantu menjaga aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Peran tersebut terus terlihat dalam penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan sumber tersebut, UMKM menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja nasional.

Sektor tersebut juga disebut menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia. Capaian itu memperlihatkan posisi strategis UMKM dalam struktur perekonomian nasional.

Tujuan Peringatan Hari UMKM Nasional

Hari UMKM Nasional tidak hanya menjadi perayaan tahunan bagi para pelaku usaha. Momentum tersebut juga menjadi pengingat untuk terus memperkuat daya saing usaha masyarakat.

Pemerintah dan pemangku kepentingan didorong memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Dukungan juga diperlukan untuk meningkatkan inovasi dan kemampuan pelaku usaha menghadapi perubahan pasar.

Transformasi digital menjadi salah satu kebutuhan penting dalam perkembangan UMKM saat ini. Pemanfaatan teknologi diharapkan memperluas pemasaran dan meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha.

Peringatan tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga semangat ekonomi kerakyatan yang diwariskan Bung Hatta. UMKM diharapkan terus berkembang sebagai kekuatan ekonomi sekaligus pilar kemandirian bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....