Perkuat Sinergi, Kakorlantas Ajak Pengemudi Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Lalin

  • 12 Agt 2026 02:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kakorlantas mengajak pengemudi ojol menjadi pelopor sekaligus mitra keselamatan lalu lintas.
  • Pengemudi ojol dapat melaporkan kejadian melalui hotline 110 atau pos polisi terdekat.
  • Asosiasi Ojol Nusantara memiliki 2.477 anggota yang tersebar sekitar 22 hingga 24 provinsi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas (lalin). Pengemudi ojol juga diharapkan menjadi mitra Polri dalam menyampaikan informasi terkait kondisi di jalan.

Hal itu disampaikan Irjen Pol Wibowo saat menerima audiensi Komunitas Ojek Online Nasional di NTMC Korlantas Polri. Pertemuan tersebut berlangsung Selasa, 11 Agustus 2026, untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Wibowo mengatakan aktivitas pengemudi ojol membuat mereka banyak berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kondisi tersebut membuat pengemudi ojol memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian lalu lintas.

“Ojol selain sebagai pekerja transportasi, juga merupakan wajah pelayanan publik karena banyak bersentuhan dengan masyarakat. Fungsi lalu lintas juga merupakan fungsi kepolisian yang paling banyak terlihat dan paling terdepan,” katanya.

Menurut Wibowo, pengemudi ojol dapat memanfaatkan layanan hotline 110 untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan polisi. Informasi terkait kejadian di jalan juga dapat disampaikan melalui pos polisi terdekat.

“Saat ini Bapak Kapolri sudah membuka hotline 110 untuk masyarakat. Informasi apa pun bisa disalurkan melalui hotline 110 atau melalui pos polisi terdekat,” ujarnya.

Wibowo juga meminta pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan dengan mengutamakan keselamatan selama bekerja. Keselamatan tersebut mencakup diri sendiri, penumpang, barang yang dibawa, maupun pengguna jalan lainnya.

“Harapan kami ke depan, kawan-kawan ojol bisa menjadi yang pertama sebagai mitra keselamatan lalu lintas. Paling tidak bagi dirinya sendiri maupun bagi kawan-kawannya,” katanya.

Ketua Asosiasi Ojol Nusantara Dianton menyambut baik sinergi yang dibangun bersama Korlantas Polri. Ia mengatakan pertemuan tersebut merupakan kunjungan ketiga pihaknya ke Korlantas Polri.

Dianton mengatakan Asosiasi Ojol Nusantara telah menjangkau sekitar 22 hingga 24 provinsi. Asosiasi tersebut memiliki 2.477 anggota yang telah terdaftar di seluruh Indonesia.

“Cita-cita kami sejak awal adalah menjadi duta pelopor keselamatan berlalu lintas. Teman-teman juga melakukan kegiatan seperti safety riding dan pertolongan pertama,” katanya.

Dianton mengatakan pihaknya kini menunggu arahan Korlantas Polri sebelum Asosiasi Ojol Nusantara resmi dideklarasikan. Setelah deklarasi, asosiasi siap mengambil peran lebih besar membantu kepolisian menjaga keselamatan di jalan.

“Ketika Asosiasi Ojol Nusantara sudah dideklarasikan, kami siap menjadi garda paling depan. Kami siap membantu pihak kepolisian, terutama Korlantas Polri,” ujarnya.

Wibowo berharap sinergi Korlantas Polri dengan komunitas ojol dapat terus diperkuat. Pengemudi ojol diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.

Semangat “Semua Karena Kita” juga diharapkan menjadi landasan kolaborasi seluruh pihak. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk bersama-sama meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....