MenPANRB Dorong Peserta Magang Belajar Bekerja untuk Masyarakat
- 11 Agt 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerima 74 peserta magang nasional.
- Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa kehadiran para peserta magang bukan sekadar menjalani pengalaman kerja, melainkan menjadi bagian dari proses pembangunan tata kelola pemerintahan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menerima audiensi peserta magang nasional. Ia berpesan, para peserta magang bukan sekadar menjalani pengalaman kerja, namun juga bagian dari proses pembangunan tata kelola pemerintahan.
"Jangan berpikir 'ini hanya pekerjaan internship'. Tetapi 'saya sedang belajar menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, membangun cita-cita negara'," ujar Rini dalam keterangan pada Senin, 10 Agustus 2028.
Selama enam bulan ke depan, para talenta muda tersebut akan belajar langsung dari dapur kebijakan birokrasi nasional. Mereka menyaksikan bagaimana sebuah kebijakan dirancang, dianalisis, dikoordinasikan, hingga diputuskan untuk melayani kepentingan masyarakat.
Menurutnya, animo program magang terbilang tinggi. Terhitung terdapat sekitar 505 pelamar yang mendaftarkan diri, dimana 156 di antaranya melaju ke tahap seleksi wawancara.
Pada bagian akhirnya terdapat 74 peserta terbaik terpilih melalui proses seleksi yang kompetitif dan berbasis merit. Para peserta memiliki latar belakang pendidikan dan keahlian yang beragam.
Mereka memiliki kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Rini menekankan, program magang di KemenPANRB menawarkan perspektif yang tidak ditemukan di tempat lain.
Perspektif tersebut yaitu memahami cara kerja negara dari pusat kebijakan aparatur dan reformasi birokrasi. Selain itu juga fokus dari pada birokrasi pemerintahan.
"Tetapi ini adalah kesempatan untuk melihat bagaimana negara bekerja. Kenapa?, karena Kementerian PANRB fokusnya bicara tentang birokrasi pemerintahan," ujar Rini.
Selama masa magang, peserta akan terlibat dalam berbagai bidang tugas strategis kementerian. Mulai dari perumusan kebijakan publik, analisis data, hukum dan regulasi, pelayanan publik, transformasi digital, hingga komunikasi publik.
Dengan adanya keterlibatan langsung, para peserta diajak memahami kompleksitas pengambilan keputusan birokrasi, khususnya dari dalam birokrasi pemerintahan. Rini menegaskan, dalam merumuskan kebijakan, pemerintah tidak bekerja berdasarkan intuisi, apalagi mengikuti viralitas di media sosial.
"Karena kantor ini punya tugas memastikan kebijakan-kebijakan di seluruh instansi pemerintah itu citizen-centric. Jadi sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Rini.
Selain dari sekadar kehadiran fisik, Rini berharap enam bulan magang menjadi ruang tumbuh bagi para talenta muda. Terlebih mereka adalah calon penggerak masa depan bangsa.
"Jadi kalian harus bangun kompetensi di sini, bangun karakter, bangun integritas, belajar bekerja sama dengan orang lain. Kemudian belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah dan jangan pernah kehilangan rasa ingin tahu," ucap Rini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....