Menuju Puncak, Kebakaran Gunung Picung Cianjur Diduga dari Pembakaran Sampah

  • 11 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kebakaran ilalang dan pepohonan di Gunung Picung, Cianjur, mulai terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan cepat meluas.
  • Proses pemadaman terkendala akses menuju lokasi karena medan berbukit dan terhalang parit, sehingga petugas kesulitan menjangkau titik api.
  • Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah, sementara petugas gabungan berupaya mencegah api meluas.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kebakaran ilalang dan pepohonan melanda kawasan Gunung Picung, Cianjur, Jawa Barat, sejak sekitar 17.30 WIB, kemarin. Api kemudian merambat dari bagian tengah menuju kaki hingga puncak Gunung Picung dalam waktu singkat.

Petugas gabungan menghadapi kendala akses karena jalur menuju lokasi kebakaran terhalang parit dan berada di atas bukit. Mobil pemadam kebakaran diterjunkan sekitar pukul 18.00 WIB, tetapi petugas belum dapat menjangkau titik api.

Saksi kebakaran Cep Hidayat menyampaikan kondisi awal kebakaran yang telah terjadi sejak petang, kemarin. "Dari jarak 500 meter, terlihat api dari bagian tengah Gunung Picung. Tidak lama api terus membesar dan merambat ke kaki dan puncak gunung," kata saksi bernama Cep Hidayat dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 11 Agustus 2026.

Warga setempat Jaja, (48) menyebut sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Jalur menuju lokasi kebakaran sulit dilalui warga karena titik api berada di kawasan perbukitan tersebut.

"Kurang tahu pasti, tapi kemungkinan dugaan kuat ada faktor kesengajaan atau aktivitas pembakaran di kawasan itu," kata dia.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengatakan personel kepolisian telah diterjunkan untuk membantu pemadam kebakaran. Kondisi jalur menjadi kendala penanganan sejak awal kejadian di kawasan perbukitan tersebut.

"Anggota sudah di sana, bersama dengan Damkar untuk memadamkan api. Diupayakan menggunakan alat pemadam, jika tidak kami berusaha memadamkan secara manual dengan alat seadanya supaya kebakaran tidak meluas," ucap AKBP ALex.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....