Politisi DPR RI Sebut Penilaian Positif Bahlil Lahadalia Tunjukkan Resiliensi

  • 10 Agt 2026 20:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota DPR RI Eric Hermawan menanggapi hasil survei terkait penilaian positif Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
  • Eric menilai rasio penilaian positif Bahlil mencapai 97,6 persen dari total popularitas yang diperolehnya.
  • Hasil survei tersebut menunjukkan resiliensi politik Bahlil di tengah pengelolaan sektor strategis energi dan pertambangan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Eric Hermawan menanggapi penilaian positif Bahlil sebesar 32,0 persen. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut mencatatkan angka popularitas publik sebesar 32,8 persen.

Eric menyampaikan tanggapan resmi mengenai hasil survei tersebut di Jakarta pada Senin, 10 Agustus 2026. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) tersebut telah dilaksanakan pada 27 Juli sampai 3 Agustus 2026.

Politisi tersebut menyatakan bahwa persepsi positif tersebut memberikan sinyal politik menarik bagi pemerintah saat ini. Pengambilan data survei dilakukan pada 27 Juli sampai 3 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden.

"Namun ada angka yang menurut saya jauh lebih penting: pak Bahlil memiliki popularitas 32,8 persen, tetapi penilaian positifnya 32,0 persen," kata Eric Hermawan.

Eric menjelaskan bahwa perhitungan sederhana angka tersebut menunjukkan rasio persentase yang mendekati 97,6 persen. Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

"Artinya, hampir seluruh orang yang mengenal pak Bahlil memberikan persepsi positif terhadap kinerjanya," ujar Eric Hermawan.

Ia menilai bahwa Bahlil tetap memiliki resiliensi politik kuat meski hanya terpaut 1,5 poin. Angka tersebut mengungguli pencapaian periode Oktober 2025 yang saat itu berada pada tingkat 38,3 persen.

"Kebijakan di sektor tersebut hampir selalu mempunyai dua sisi: pro-growth tetapi sekaligus high scrutiny," ucap Eric Hermawan.

Dia menegaskan bahwa dampak kinerja positif sektor strategis tersebut bakal memengaruhi citra positif Presiden Prabowo. Margin of error dari pelaksanaan survei tersebut tercatat berada pada kisaran angka 2,9 persen.

"Tantangan berikutnya adalah mengubah persepsi tersebut menjadi hasil yang terukur dan berkelanjutan, dg hasil konkret yang dapat ditunjukkan kepada rakyat dalam 6–12 bulan ke depan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....