Pemprov DKI Pacu Gerakan Bersih-Bersih Masjid Berkelanjutan lewat Pilah Sampah
- 10 Agt 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Asisten Kesejahteraan Rakyat Ali Maulana Hakim mendorong Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) menjadi gerakan berkelanjutan melalui kolaborasi pengurus masjid, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
- Kebersihan masjid perlu terintegrasi dengan pengelolaan sampah dari sumber untuk membentuk kebiasaan hidup bersih di kalangan masyarakat.
- Pemerintah DKI Jakarta mengarahkan integrasi kebersihan masjid dan pengelolaan sampah sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan Jakarta secara menyeluruh.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mendorong Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) menjadi gerakan berkelanjutan. Pemerintah daerah mengarahkan keberlanjutan tersebut melalui kolaborasi pengurus masjid, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim mengatakan, kebersihan masjid perlu terhubung dengan pengelolaan sampah dari sumber. Integrasi tersebut diarahkan untuk membentuk kebiasaan hidup bersih sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan Jakarta.
“Saya berharap kegiatan Geber Mas dapat dipadukan dengan gerakan pilah sampah dari sumber. Yang terus diupayakan di seluruh wilayah DKI Jakarta,” ujar Ali saat membacakan sambutan Gubernur DKI Jakarta dalam Kick Off Geber Mas di Masjid Fatahillah Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.
Ali menjelaskan pemilahan sampah perlu mengikuti jenisnya dalam kegiatan bersih-bersih masjid. Sampah tersebut kemudian dapat diolah atau diserahkan ke tempat pengolahan sampah 3R.
“Bersih-bersih masjid juga harus dibarengi dengan pemilahan sampah sesuai jenisnya. Untuk kemudian diolah maupun diserahkan ke tempat pengolahan sampah 3R, Reduce, Reuse, dan Recycle,” kata Ali.
Ali turut menekankan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam pelaksanaan gerakan tersebut. Ia juga meminta masyarakat menggunakan air dan energi secara lebih bijak.
“Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan juga menggunakan air dan energi secara lebih bijak. Kedepan pemerintah DKI Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia,” ucap Ali.
| Baca juga: BRIN Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah |
Ali menyebut kolaborasi tersebut melibatkan pengurus masjid, jamaah, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung keberlangsungan Geber Mas.
“Pengurus masjid, jamaah, dunia usaha, serta berbagai unsur masyarakat dalam memakmurkan masjid dan mendukung keberlangsungan gerakan ini. Kolaborasi seperti inilah yang perlu terus kita nyalakan sebagai momentum untuk membangun kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Ali.
Ali mengajak berbagai pihak menjadikan Geber Mas sebagai upaya menghadirkan rumah ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman. Ia menilai masjid dan musala yang bersih dapat menumbuhkan kebiasaan baik.
“Mari jadikan Geber Mas sebagai upaya bersama dalam menghadirkan rumah ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman. Saya percaya dari masjid dan musyalah yang bersih akan menumbuhkan kebiasaan baik,” kata Ali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....