Pemerintah Targetkan 256 Sekolah Rakyat Beroperasi Tahun Depan

  • 08 Agt 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 265 Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia bakal beroperasi penuh secara permanen
  • Seluruhnya dapat menampung 150 ribu siswa yang tidak bersekolah dan putus sekolah

RRI.CO.ID, Tangerang – Sebanyak 265 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia ditargetkan beroperasi secara permanen. Seluruhnya diproyeksikan mampu menampung lebih dari 150 ribu anak yang tidak bersekolah dan putus sekolah.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah telah membentuk 165 Sekolah Rakyat pada 2025. Tahun ini, pemerintah menambah 100 gedung permanen di berbagai kabupaten dan kota.

“Tahun lalu ada 165 Sekolah Rakyat, kemudian tahun ini ditambah 100 gedung baru. Semuanya disiapkan agar beroperasi penuh secara permanen,” kata Teddy di Tangerang, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Teddy menyebut, lebih dari 43 ribu anak yang sebelumnya tidak bersekolah telah kembali memperoleh akses pendidikan melalui program tersebut. Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat terus meningkat pada 2027.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat diprioritaskan di wilayah dengan angka anak tidak sekolah yang tinggi, termasuk kawasan Jakarta dan Banten. Program itu juga menyediakan asrama, makanan, layanan kesehatan, serta perlengkapan pendidikan bagi peserta didik.

Ia menambahkan sejumlah gedung Sekolah Rakyat baru dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Agustus 2026. Pemerintah memperkirakan puluhan gedung permanen akan selesai setelah peringatan HUT Ke-81 RI.

Di Provinsi Banten, kata Teddy, terdapat dua gedung permanen Sekolah Rakyat yang sedang disiapkan dan enam sekolah rintisan. Model rintisan diterapkan agar anak-anak dapat segera mengikuti proses belajar sambil menunggu pembangunan gedung permanen selesai.

Sementara itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengatakan, jumlah siswa Sekolah Rakyat saat ini telah melampaui 43 ribu orang. Setelah seluruh gedung permanen rampung, kapasitas program diperkirakan melebihi 150 ribu siswa.

“Target Bapak Presiden, setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat dengan daya tampung lebih dari 2.000 siswa,” kata Menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Diketahui, Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf bersama Seskab, Teddy Indra Wijaya meresmikan Sekolah Rakyat Rintisan di Politeknik, Curug, Tangerang. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Ini menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk menambah penyelenggaraan sekolah rintisan di Jakarta dan sekitarnya. Salah satu tempatnya adalah di gedung ini milik Kementerian Perhubungan yang sehari-hari digunakan sebagai tempat pembelajaran Politeknik Penerbangan Indonesia," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....