Mensos-Seskab Resmikan Sekolah Rakyat Rintisan PPI Tangerang
- 08 Agt 2026 14:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf bersama Seskab, Teddy Indra Wijaya meresmikan Sekolah Rakyat Rintisan di Politeknik, Curug, Tangerang
- Prihal ini menindak lanjuti arahan Presiden Pranowo Subianto untuk menambah penyelenggaraan sekolah rintisan di Jakarta dan sekitarnya
RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf bersama Seskab, Teddy Indra Wijaya meresmikan Sekolah Rakyat Rintisan di Politeknik, Curug, Tangerang. Prihal ini menindak lanjuti arahan Presiden Pranowo Subianto untuk menambah penyelenggaraan sekolah rintisan di Jakarta dan sekitarnya.
"Ini menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk menambah penyelenggaraan sekolah rintisan di Jakarta dan sekitarnya. Salah satu tempatnya adalah di gedung ini milik Kementerian Perhubungan yang sehari-hari digunakan sebagai tempat pembelajaran Politeknik Penerbangan Indonesia," ujarnya di Tangerang, Sabtu 8 Agustus 2026.
Menurut Mensos, yang dijangkau dalam sekolah rintisan tambahan ini adalah anak-anak yang sebagian besar tidak sekolah dan putus sekolah. "Mereka kadang pada jam-jam sekolah itu mengamen atau mencari penghasilan atau pekerjaan di pasar-pasar atau di tempat-tempat umum," ucapnya.
Gus Ipul, sapaan akrab Mensos merincikan dari 400 siswa yang dijangkau di jalanan itu, 300 diantaranya setelah di-asesmen memenuhi syarat untuk bisa mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Sementara 100 lebih diantaranya harus memerlukan masa penyetaraan atau matrikulasi.
"Masa penyetaraan atau matrikulasi yang akan kita tempatkan di sentra-sentra milik Kementerian Sosial. Mengapa? Karena sebagian diantaranya ada yang belum bisa membaca, ya, kemudian masih ada masalah-masalah kesehatan dan masalah-masalah lain," kata dia.
Seskab Teddy, Indra Wijaya menambahkan ini bukan Sekolah Rakyat yang baru. Ini gedung rintisan yang Mensos sampaikan bila gedung ini rintisan sudah direnovasi.
"Jadi dari gedung yang belum terlalu terpakai, kemudian dimanfaatkan. Untuk bagaimana caranya secepat mungkin anak-anak yang dijalanan, yang tidak sekolah, yang putus sekolah, yang tidak pernah sekolah sama sekali di sekitar sini bisa segera sekolah," ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, direnovasi cepat, sehingga mereka tadi bersekolahlah di sini. Kemudian, ini adalah bagian dari 165 Sekolah Rakyat yang sudah dibentuk Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial tahun lalu.
"Kemudian tahun ini ada 100 bangunan yang baru, yang kalau teman-teman media lihat di 100 kota/kabupaten ada yang gedung-gedung besar itu, yang lebih besar, lebih layak, dan lebih memadai, ya itulah yang baru sekarang. Nah, alhamdulillah sekarang sudah 43.000 anak-anak di jalanan, anak-anak yang tidak sekolah sudah bersekolah kembali," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....