FORMAS Sosialisasikan Aplikasi Pendidikan Tanpa Internet untuk Daerah 3T

  • 08 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FORMAS mensosialisasikan aplikasi pendidikan yang dapat digunakan tanpa akses internet untuk mengatasi kesenjangan pembelajaran di daerah 3T.
  • Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju target Indonesia Emas 2045.
  • Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo menyampaikan inisiatif ini dalam Konsolidasi Nasional FORMAS bersama IPHI di Jakarta pada 7 Agustus 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) mensosialisasikan pemanfaatan aplikasi pendidikan yang dapat digunakan tanpa akses internet. Program tersebut disiapkan untuk membantu mengatasi kesenjangan pembelajaran, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program pendidikan itu disiapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. "Program kedua adalah menyosialisasikan penggunaan semacam aplikasi yang dapat digunakan di daerah 3T ataupun daerah tanpa internet," kata Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo dalam Konsolidasi Nasional FORMAS bersama IPHI di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Handojo menyebut aplikasi yang akan disosialisasikan adalah Kios Pintar (KIPIN). Program tersebut menggunakan basis kurikulum pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SLTA.

"Program KIPIN yang berbasis kurikulum dari tingkat PAUD sampai SLTA. Untuk memberikan jalan keluar bagi Bapak Presiden yang khawatir dengan rendahnya Programme for International Student Assessment (PISA) untuk Indonesia," ujarnya.

Menurut Handojo, akses pendidikan perlu diperluas agar kualitas pembelajaran tidak terkendala kondisi geografis maupun keterbatasan jaringan internet. Karena itu, pemanfaatan teknologi yang dapat digunakan di wilayah tanpa internet dinilai dapat menjadi salah satu alternatif.

Ia mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen FORMAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi target Indonesia Emas 2045.

"Indonesia saat ini memiliki peluang besar untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Namun, peluang tersebut harus kita kawal melalui persatuan, gotong royong, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan," kata Handojo.

Selain pendidikan, FORMAS juga sedang menyiapkan program kesehatan bagi anak dan generasi muda. Program tersebut dirancang melalui pendekatan promotif dan preventif dengan rencana kerja sama bersama Kementerian Pertahanan bidang kesehatan.

FORMAS juga mendorong pemanfaatan bahan-bahan alami Indonesia seperti rempah-rempah dan herbal. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat mendukung kesehatan masyarakat sekaligus menjadi mitra program Makan Bergizi Gratis dalam memperbaiki gizi.

"Tata kelola program tersebut harus dibuat sedemikian rupa sehingga tidak perlu menghabiskan biaya-biaya yang tinggi," ujarnya. Kedua program tersebut, kata dia, disusun dengan mengacu pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....