Pramono Anung Dukung Penindakan Tegas Temuan Senjata di Sebuah Sekolah Swasta

  • 08 Agt 2026 13:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai temuan sekitar 995 senjata dan narkoba di sekolah Kebayoran Lama sangat mengejutkan
  • Pemerintah DKI Jakarta mendukung penuh penegakan hukum dan meminta persoalan tersebut ditindak setegas-tegasnya
  • Polda Metro Jaya mengamankan 996 pucuk senjata, terdiri dari 995 senapan angin dan satu senjata api jenis Fancy SPAS 15

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan temuan sekitar 995 senjata dan narkoba di sekolah Kebayoran Lama sangat mengejutkan. Ia menyatakan keberadaan senjata, narkoba, dan barang lainnya tersebut sangat tidak boleh terjadi dalam lingkungan pendidikan.

“Yang ditemukan sangat mengejutkan, senjata jumlahnya kurang lebih 995, kemudian ada narkoba, dan juga ada hal-hal lain. Pertanyaannya apakah itu boleh atau tidak, jawabannya singkat saja, sangat tidak boleh,” ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Pramono menilai yayasan terkait benar-benar memberikan contoh yang tidak baik meskipun pihak bersangkutan telah dipecat. Ia menyebut, persoalan tersebut kini telah ditangani aparat penegak hukum yang sudah turun langsung ke lapangan.

Ia mengatakan aparat penegak hukum telah melihat bukti-bukti yang ada dan membawanya ke Polda Metro Jaya. Pramono menegaskan Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya terhadap penanganan persoalan tersebut.

Pramono berharap aparat penegak hukum mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap persoalan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan kejadian seperti itu tidak boleh terjadi dalam dunia pendidikan.

“Maka Pemerintah DKI memberikan support sepenuhnya untuk diambil tindakan yang setegas-tegasnya untuk persoalan ini. Karena apapun di dunia pendidikan yang seperti ini tidak boleh terjadi,” ucapnya.

Sebelumnya, ratusan pucuk senapan angin ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026. Temuan tersebut terungkap setelah pihak yayasan melaporkannya kepada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan 995 dari 996 pucuk senjata merupakan senapan angin. Sementara satu pucuk lainnya merupakan senjata api jenis Fancy SPAS 15, kaliber 12 GA yang telah diamankan penyidik.

“Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Satu pucuk merupakan senjata api jenis Fancy SPAS 15, kaliber 12 GA, sudah diamankan oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan,” ujarnya dalam Konferensi Pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurutnya, kepemilikan satu pucuk senjata api tersebut tercatat atas nama Saudara DS yang telah meninggal dunia pada 2020. Senjata api tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut terkait kepemilikannya.

Dari 995 pucuk senapan angin, terdapat empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter (mm) yang turut diamankan petugas. Rinciannya, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....