Polda Metro Jaya: 995 Pucuk Senjata di Sekolah Jaksel Merupakan Senapan Angin

  • 08 Agt 2026 11:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polda Metro Jaya menyatakan 995 dari 996 pucuk senjata yang ditemukan merupakan senapan angin
  • Satu pucuk lainnya merupakan senjata api jenis Fancy SPAS 15 kaliber 12 GA dan telah diamankan penyidik
  • Polisi masih mendalami asal-usul, kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi, serta tujuan penyimpanan senjata

RRI.CO.ID, Jakarta - Ratusan pucuk senapan angin ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026. Temuan tersebut terungkap setelah pihak yayasan melaporkannya kepada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan 995 dari 996 pucuk senjata merupakan senapan angin. Sementara satu pucuk lainnya merupakan senjata api jenis Fancy SPAS 15, kaliber 12 GA yang telah diamankan penyidik.

“Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Satu pucuk merupakan senjata api jenis Fancy SPAS 15, kaliber 12 GA, sudah diamankan oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan!,” ujarnya dalam Konferensi Pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Budi mengatakan penemuan tersebut didalami Direktorat Intelkam dan Polres Metro Jakarta Selatan setelah menerima informasi dari masyarakat. Kepolisian juga mengapresiasi informasi masyarakat yang membantu proses pendalaman terkait temuan senjata tersebut.

Menurutnya, kepemilikan satu pucuk senjata api tersebut tercatat atas nama Saudara DS yang telah meninggal dunia pada 2020. Senjata api tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut terkait kepemilikannya.

Dari 995 pucuk senapan angin, terdapat empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter (mm) yang turut diamankan petugas. Rinciannya, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.

Seluruh senapan angin tersebut diamankan dan ditempatkan di gudang Subdit Wasendak Ditintelkam Polda Metro Jaya. Direktorat Intelkam dan Polres Metro Jakarta Selatan juga kembali melakukan pemeriksaan terhadap pihak yayasan pada Rabu, 5 Agustus.

“Terkait tentang proses penelusuran pendalaman oleh Direktorat Intelkam dan Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu 5 Agustus. Pihak yayasan kembali melakukan pemeriksaan, jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan,” katanya.

Dalam pemeriksaan, kepolisian menemukan surat impor SI 5483/12/2008 yang berkaitan dengan airsoft gun ataupun senapan angin. Budi menjelaskan barang-barang tersebut sebelumnya ditempatkan dalam gudang yayasan oleh Saudara IWD yang pernah menjadi pengurus yayasan.

Setelah 2006, IWD tidak lagi menjadi pengurus, kemudian pengelola yayasan yang baru meminta seluruh barang dipindahkan atau dikeluarkan. Polisi akan mengundang IW untuk memberikan keterangan serta mendalami asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi, dan tujuan penyimpanan.

“Kita akan melakukan mengundang Saudara IWD dalam hal ini untuk memberikan keterangan, termasuk akan melakukan pendalaman. Terkait tentang asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....