Kemenperin Perkuat Ekosistem Startup, Dukung Transformasi Digital Industri
- 07 Agt 2026 07:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenperin memperkuat ekosistem startup melalui Program Startup for Industry sebagai bagian dari Strategi Besar Industrialisasi Nasional.
- Indonesia memiliki lebih dari 2.500 startup binaan SFI, namun kualitas startup masih perlu ditingkatkan agar mampu masuk rantai pasok industri.
- Kemenperin menggandeng Infineon Technologies Asia Pacific dan menggelar Indo Startup Expo and Forum 2026 untuk memperkuat kolaborasi, pendanaan, dan inovasi startup.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat ekosistem startup nasional untuk mempercepat transformasi digital sektor manufaktur. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan pengembangan startup menjadi bagian dari Strategi Besar Industrialisasi Nasional. Menurutnya, Indonesia membutuhkan startup yang mampu menjawab kebutuhan nyata sektor industri.
"Indonesia tidak hanya membutuhkan semakin banyak startup, tetapi startup yang mampu menyelesaikan persoalan nyata di sektor industri. Startup harus menjadi mitra strategis industri nasional dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing," ujarnya saat peluncuran Indo Startup Expo and Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kemenperin mencatat Program Startup for Industry sejak 2018 telah membangun ekosistem berisi 2.577 startup. Sebanyak 1.740 startup bergerak di bidang teknologi dan 640 startup mengembangkan teknologi perangkat keras.
Agus menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan startup di kawasan. Namun, berdasarkan Global Startup Ecosystem Index 2026, Indonesia masih menempati peringkat ke-45 dunia.
"PR kita adalah meningkatkan kualitas startup agar mampu bertahan dan berkembang. Memperoleh pembiayaan dan menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional maupun global," katanya.
Menurut Agus, pertumbuhan manufaktur menjadi momentum mempercepat inovasi berbasis teknologi. Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Sektor manufaktur juga menyumbang 39,7 persen realisasi investasi nasional. Kontribusinya terhadap ekspor nasional mencapai sekitar 82 persen pada semester I 2026.
Kemenperin juga menyoroti tantangan pendanaan startup nasional. Indonesia Startup Report 2026 mencatat pendanaan startup sepanjang 2025 sebesar USD 355 juta.
"Modal global tidak sedang langka. Yang dibutuhkan adalah startup yang mampu menunjukkan model bisnis yang kuat, memiliki solusi yang dibutuhkan industri, serta memberikan prospek pertumbuhan yang jelas," ujarnya.
Agus menambahkan pasar domestik masih menyimpan peluang besar bagi startup Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat terdapat sekitar 4,43 juta industri kecil dan menengah.
Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, Kemenperin akan menggelar Indo Startup Expo and Forum 2026 pada 5-7 November 2026. Ajang tersebut mempertemukan startup, industri, investor, regulator, dan komunitas.
Pada kesempatan yang sama, Kemenperin menandatangani kerja sama dengan Infineon Technologies Asia Pacific. Kolaborasi tersebut mendukung pengembangan startup teknologi dan ekosistem semikonduktor nasional.
Plh. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Adie Rochmanto Pandiangan, mengatakan kolaborasi tersebut memperkuat pengembangan startup nasional. Kerja sama juga mendukung peningkatan daya saing industri berbasis teknologi.
"Ditjen IKMA bersama PT Dayakrea Mega Pradana terus memperkuat penyelenggaraan Indo Startup Expo and Forum sebagai wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Termasuk melalui penguatan Asosiasi Startup for Industry Indonesia (Starfindo) yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam pembinaan startup industri," katanya.
Kerja sama tersebut diharapkan mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta membuka akses startup Indonesia ke rantai pasok global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....