Kawan Alam Indonesia Ajak Mahasiswa Udayana Jadi Garda Depan Konservasi Laut

  • 07 Agt 2026 00:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kawan Alam Indonesia mengajak mahasiswa baru FKP Universitas Udayana untuk menjadi generasi yang berperan aktif dalam menjaga kelestarian laut Indonesia.
  • Henny Paula Sitohang, Founder dan Ketua Umum Kawan Alam Indonesia, menekankan pentingnya inovasi, kolaborasi, dan aksi nyata dalam upaya konservasi laut.
  • Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FKP Universitas Udayana menjadi platform untuk menginspirasi komitmen mahasiswa terhadap kelestarian laut.

RRI.CO.ID, Badung - Kawan Alam Indonesia mengajak mahasiswa baru Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana menjaga kelestarian laut. Inovasi, kolaborasi, dan aksi nyata menjadi langkah utama generasi muda dalam melestarikan potensi bahari Nusantara.

Ajakan tersebut disampaikan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kabupaten Badung. Acara berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Lecture Building Universitas Udayana wilayah Jimbaran.

Kegiatan edukasi tersebut mengusung tema akselerasi inovasi pemuda dalam menjaga keberlanjutan potensi bahari Indonesia. Ratusan mahasiswa baru diajak memandang laut sebagai aset strategis bangsa yang harus dijaga keberlanjutannya.

Negara kepulauan Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam melindungi kekayaan bahari dari berbagai ancaman. Ancaman tersebut mencakup kerusakan terumbu karang, pencemaran sampah plastik, eksploitasi berlebihan, dan perubahan iklim.

Founder sekaligus Ketua Umum Kawan Alam Indonesia Henny Paula Sitohang menyampaikan tantangan kelautan tersebut. Berbagai tantangan sektor kelautan hanya dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor bersama generasi muda.

"Laut Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar ilmu pengetahuan. Laut membutuhkan generasi muda yang memiliki kepedulian, keberanian untuk bertindak, dan kemampuan membangun kolaborasi. Mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan adalah calon pemimpin yang akan menentukan bagaimana laut Indonesia dikelola secara berkelanjutan di masa depan. Karena itu, kami di Kawan Alam Indonesia ingin mengajak mereka tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Henny.

Peserta PKKMB diperkenalkan dengan berbagai program konservasi lingkungan yang telah dijalankan Kawan Alam Indonesia. Program tersebut meliputi aksi bersih pantai, restorasi mangrove, konservasi penyu, hingga pengabdian di Banda Naira.

Organisasi ini memproduksi film dokumenter konservasi dengan melibatkan perguruan tinggi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Henny menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi riset serta edukasi bersama perguruan tinggi di daerah.

Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana Wayan Nuarsa memberikan apresiasi atas kontribusi tersebut. Kawan Alam Indonesia dinilai berhasil memberikan wawasan penting kepada mahasiswa melalui pengalaman di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kawan Alam Indonesia atas kesediaannya berbagi pengalaman dan inspirasi kepada mahasiswa baru Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana. Dunia kelautan saat ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kami berharap materi yang disampaikan dapat menumbuhkan semangat kepemimpinan, inovasi, dan kepedulian lingkungan sehingga mahasiswa mampu menjadi insan kelautan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kelautan Indonesia yang berkelanjutan," kata Nuarsa.

Pihak Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Henny Paula Sitohang. Penghargaan tersebut menjadi simbol sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun karakter pemuda.

Melalui kegiatan ini Kawan Alam Indonesia menegaskan komitmen memperluas edukasi konservasi kepada generasi muda. Semangat tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda mengambil peran aktif menjaga warisan laut Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....