KDKMP Maluku Utara Difokuskan Dukung Hilirisasi
- 06 Agt 2026 14:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Pangan meminta KDKMP di Maluku Utara difokuskan mendukung hilirisasi sektor perikanan dan perkebunan
- Koperasi diharapkan menjadi penggerak pengolahan dan pemasaran komoditas unggulan daerah
- Maluku Utara memiliki potensi besar pada komoditas tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh
- Pemerintah daerah terus memperkuat ekonomi pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
- Pemerintah menargetkan sinergi KDKMP dan KNMP membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan meminta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Maluku Utara difokuskan untuk memperkuat hilirisasi sektor perikanan dan perkebunan. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Arahan itu disampaikan saat membuka Seminar Nasional KDKMP di Ternate, Rabu 5 Agustus 2026. Maluku Utara menjadi provinsi ketiga penyelenggara seminar nasional percepatan implementasi KDKMP.
"Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan. Jangan hanya menjual bahan mentah. Koperasi harus menjadi penggerak hilirisasi agar hasil laut dan perkebunan diolah, dipasarkan, dan memberikan nilai tambah yang dinikmati masyarakat desa," kata Zulkifli Hasan.
Ia mengatakan komoditas seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh harus menjadi basis pengembangan usaha koperasi. Menurutnya, KDKMP diharapkan menjadi off-taker sekaligus penghubung petani, pekebun, nelayan, industri, dan pasar.
| Baca juga: KLH Minta Tata Ruang Sumatra Dibenahi |
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat ekonomi pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Hingga kini telah terbangun enam KNMP, sementara 12 lokasi lainnya siap dibangun setelah proses verifikasi.
Secara nasional, percepatan pembangunan fisik KDKMP juga terus berlangsung. Hingga 5 Agustus 2026, sebanyak 35.857 titik telah memiliki lahan siap dibangun.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.910 titik masih dalam proses pembangunan. Sementara 19.491 titik lainnya telah selesai 100 persen.
Pemerintah menargetkan sinergi KDKMP dan KNMP mampu memperkuat hilirisasi hasil perikanan dan perkebunan. Program tersebut juga diharapkan membuka lapangan kerja baru dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....