Kepala BPS: Pekerjaan yang Layak jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

  • 06 Agt 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala BPS menegaskan pendapatan dan pekerjaan layak menjadi kunci utama untuk mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan
  • Bantuan sosial bagi masyarakat usia produktif bersifat sementara hingga penerima memperoleh pekerjaan yang layak
  • Bantuan sosial seumur hidup tetap diperlukan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas yang tidak lagi mampu bekerja

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut pendapatan yang layak menjadi kunci utama dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, rumah tangga harus memiliki pendapatan yang layak agar mampu keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.

Amalia mengatakan, bantuan sosial pada dasarnya bersifat sementara, khususnya bagi masyarakat yang masih berada pada usia produktif. Bantuan tersebut diberikan hingga penerima memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan yang layak dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Usia lanjut, orang disabilitas, rumah tangga tinggal, orang tua rentan, nah itu kan tidak mungkin bekerja lagi. Nah itu memang bansos harusnya dilakukan seumur hidup, tetapi kalau untuk yang usia produktif, bansos itu adalah bantuan sosial sementara,” ujarnya kepada RRI PRO3 di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026

Namun, Ia menjelaskan bantuan sosial seumur hidup tetap diperlukan bagi kelompok lanjut usia maupun penyandang disabilitas. Sebab, kelompok tersebut umumnya sudah tidak memungkinkan lagi untuk bekerja dan memperoleh penghasilan secara mandiri.

Ia menegaskan masyarakat perlu memahami bahwa tujuan utama program bantuan sosial adalah mendorong graduasi dari kemiskinan. Karena itu, bantuan sosial tidak dimaksudkan menjadi sumber penghidupan yang diterima terus-menerus sepanjang hayat.

“Masyarakat kita juga harus memahami bahwa yang penting adalah graduasi, bukan bansosnya terus menerus sampai akhir hayat. Tetapi yang paling penting adalah orang-orang yang miskin ini diberikan kesempatan untuk mendapatkan akses terhadap pekerjaan yang layak,” ucapnya.

Amalia menegaskan memiliki pekerjaan saja belum tentu cukup apabila penghasilannya tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak. Karena itu, menurutnya, penyediaan pekerjaan yang layak menjadi langkah paling penting untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

“Kalau nanti sekedar pekerjaan tentunya ya tidak mencukupi kebutuhan hidup, nah itu yang kemudian dikatakan sebagai orang miskin. Nah jadi yang paling penting untuk kita bisa mengentaskan kemiskinan adalah pekerjaan yang layak untuk masyarakat Indonesia,” kata Amalia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....