Laporan BPS: Penduduk Miskin di Indonesia Berkurang 430 Ribu Orang
- 05 Agt 2026 22:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, saat ini masih ada sebanyak 22,93 juta orang miskin di Indonesia
- Jumlah itu menurun sekira 430 ribu orang jika dibandingkan jumlah penduduk miskin pada September 2025
- Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki pengeluaran di bawah garis kemiskinan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, saat ini masih ada sebanyak 22,93 juta orang miskin di Indonesia. Jumlah itu menurun sekira 430 ribu orang jika dibandingkan jumlah penduduk miskin pada September 2025.
Jumlah penduduk miskin tersebut merupakan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan pada Maret 2026. Survei tersebut melibatkan 345 ribu rumah tangga sebagai sampel, yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten kota.
“Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki pengeluaran di bawah garis kemiskinan. Garis kemiskinan pada Maret 2026 sebesar Rp669.235 per kapita per bulan atau naik 4,33 persen dari September 2025,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, M. Edy Mahmud, dalam keterangan pers di gedung BPS, Rabu, 5 Agustus 2026.
Garis kemiskinan paling besar dipengaruhi oleh komoditas makanan, mencapai 74,7 persen. Sedangkan peran komoditas bukan makanan pada garis kemiskinan hanya 25,3 persen.
Dari hasil Susenas juga diketahui rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4 hingga 5 anggota rumah tangga. Sehingga garis kemiskinan per rumah tangga adalah Rp3.091.866 per bulan atau pengeluaran yang dilakukan dalam sebulan.
Jumlah penduduk miskin di Indonesia, tambah Edy, trend nya menurun sejak Maret 2023 hingga Maret 2026. Namun disparitas kemiskinan antara daerah perkotaan dan pedesaan masih sangat lebar.
Pada Maret 2026, tingkat kemiskinan perkotaan mencapai 6,34 persen, turun sebesar 0,26 persen jika dibandingkan bulan September 2025. Sementara itu, tingkat kemiskinan di pedesaan sebesar 10,67 persen, turun 0,05 persen dibandingkan pada September 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....