Pemerintah Pacu Pariwisata lewat Penyelenggaraan Event Internasional

  • 06 Agt 2026 04:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah mendorong sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai event internasional sebagai strategi menarik wisatawan datang ke Indonesia.
  • Garuda Indonesia menyiapkan program khusus untuk 33 destinasi wisata dengan target 178 ribu wisatawan mancanegara.
  • Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menekankan bahwa event internasional menjadi salah satu cara efektif untuk mengembangkan industri pariwisata nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai event internasional. Menurutnya, event menjadi salah satu cara untuk menarik wisatawan datang ke Indonesia.

Airlangga menjelaskan maskapai Garuda Indonesia menyiapkan program untuk 33 destinasi wisata dengan target 178 ribu wisatawan mancanegara. "Nah di sektor pariwisata, Garuda juga memberikan program untuk 33 destinasi dengan target 178.000 wisman," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.

Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah juga mendorong penyelenggaraan berbagai event internasional sebagai daya tarik wisata. Event tersebut meliputi MotoGP di Mandalika, Borobudur Marathon, serta berbagai event, termasuk di bidang musik.

"Dan juga untuk mendorong event-event internasional. Seperti MotoGP di Mandalika, Borobudur Marathon, dan berbagai event termasuk musik," katanya.

Airlangga mengungkapkan pemerintah telah berdiskusi dengan Menteri Pariwisata mengenai penyelenggaraan berbagai event. Menurutnya, event menjadi salah satu cara untuk menarik wisatawan datang ke Indonesia.

"Sehingga ke depan kami sudah bicara juga dengan Ibu Menteri Pariwisata. Bahwa event itu menjadi salah satu cara untuk menarik turis datang ke Indonesia," ucap Airlangga.

Airlangga menyampaikan Indonesia dan Tailan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang salah satu isinya mencakup pengoperasian penerbangan regional TransNusa. Rute tersebut menghubungkan Bangkok-Jakarta dan Phuket-Denpasar yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan ke Indonesia.

"Dan kemarin dengan Perdana Menteri Tailan tandatangani MoU salah satunya adalah pesawat regional TransNusa. Itu dari Bangkok ke Jakarta dan juga dari Phuket ke Denpasar, sehingga dengan demikian diharapkan itu bisa terjadi peningkatan," ujar Airlangga.

Airlangga menambahkan Presiden juga telah membahas peluang penerbangan langsung dari Belarus menuju berbagai destinasi di Indonesia. Menurutnya, pemerintah membuka kesempatan bagi Belarus untuk melayani penerbangan langsung ke destinasi di Indonesia.

"Dan sebelumnya juga dengan Belarus. Bapak Presiden sudah membahas juga untuk memberikan kesempatan untuk Belarus juga untuk terbang langsung ke destinasi di Indonesia," kata Airlangga.

Airlangga memaparkan jumlah kunjungan wisatawan selama Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,4 juta atau tumbuh 5,71 persen. "Dari bulan Januari sampai Juni, tourism juga meningkat 7,4 juta atau tumbuh 5,71 persen," ujarnya.

Airlangga mengemukakan tingkat hunian kamar hotel meningkat hingga hampir 51,29 persen. Ia juga menyebut pengeluaran wisatawan mancanegara naik 6,36 persen secara year on year dengan capaian 1.313.

"Kamar hotel meningkat menjadi hampir 51,29 perse. Dan pengeluaran wisatawan mancanegara juga naik 6,36 persen secara year on year atau 1.313," kata Airlangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....