Astranauts 2026 Lahirkan 12 Inovasi Digital untuk Mendukung Ekosistem Astra

  • 04 Agt 2026 23:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Astra International menetapkan 12 pemenang dari program Astranauts 2026 yang menghadirkan solusi digital inovatif.
  • Inovasi terpilih dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan nilai tambah bagi dunia usaha Indonesia.
  • Program Astranauts merupakan komitmen Astra dalam membangun ekosistem inovasi digital untuk menjawab tantangan bisnis.

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Astra International menetapkan 12 pemenang Astranauts 2026 yang menghadirkan berbagai solusi digital untuk mendukung transformasi bisnis. Inovasi yang terpilih diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menciptakan nilai tambah bagi dunia usaha di Indonesia.

Direktur Astra, Santosa, mengatakan Astranauts menjadi bagian dari komitmen perusahaan. Khususnya, dalam membangun ekosistem inovasi digital yang mampu menjawab berbagai tantangan bisnis.

"Astranauts merupakan wujud komitmen Astra dalam membangun ekosistem inovasi digital yang mampu menjawab tantangan bisnis nyata. Kami percaya bahwa teknologi tidak hanya menghadirkan efisiensi operasional, tetapi juga mempercepat transformasi bisnis dan menciptakan nilai tambah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 4 Agustus 2026.

Menurut Santosa, solusi digital yang dikembangkan melalui Astranauts diharapkan dapat diimplementasikan secara lebih luas. Serta, memberikan manfaat bagi industri nasional.

Astranauts 2026 menghadirkan tantangan bisnis dari lima perusahaan Grup Astra, yaitu PT Astra Honda Motor (AHM). PT Federal International Finance (FIFGROUP), PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining), PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

Serta, PT Astra International Tbk–UD Trucks Sales Operation (Astra UD Trucks). Selain itu, tersedia kategori Cross-Industry Challenge yang membuka peluang bagi inovasi lintas sektor.

Pada tantangan bisnis Astra Honda Motor, Graymatics MotoVision terpilih sebagai Best Finalist Product Track. Solusi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) tersebut memanfaatkan kamera produksi untuk mendukung pengawasan kualitas, keselamatan kerja, serta efisiensi operasional.

Sementara itu, MotoSphare meraih penghargaan Best Finalist Idea Track melalui platform manajemen energi berbasis Internet of Things (IoT). Di sektor FIFGROUP, Farmacare menjadi pemenang Product Track dengan platform yang menghubungkan apotek, distributor, dan lembaga keuangan.

Adapun Yu Ai Ai terpilih sebagai pemenang Idea Track berkat platform akuisisi pelanggan berbasis kecerdasan buatan. Yaitu, dengan memanfaatkan data digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada kategori KPP Mining, AssetFindr meraih penghargaan Best Finalist Product Track. Sementara itu, DIGVISION ASTRATECH dinobatkan sebagai pemenang Idea Track dengan sistem pemantauan armada pertambangan berbasis kecerdasan buatan.

Di sektor PAMA, Y3 Technologies menjadi pemenang Product Track dengan solusi pemantauan operasional berbasis AI. Sedangkan Suhat Pride memenangkan Idea Track melalui sistem panduan alat berat berbasis teknologi machine guidance.

Pada Astra UD Trucks, UDCare terpilih sebagai pemenang Product Track dengan platform layanan purnajual digital. Adapun Mycelia meraih penghargaan Idea Track melalui sistem keamanan kargo berbasis teknologi Artificial Intelligence of Things (AIoT).

Dalam kategori Cross-Industry Challenge, GISACT menjadi pemenang Product Track berkat solusi kecerdasan geospasial berbasis AI. Sementara itu, Alkahvi meraih penghargaan Idea Track melalui sistem pemantauan kesehatan berbasis sensor digital.

Para pemenang akan memperoleh hadiah berupa dana pembinaan. Serta kesempatan menjalin kerja sama dengan Grup Astra untuk mengembangkan solusi yang mereka hasilkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....