Presiden Panggil Bahlil, Minta Atasi Pemadam Listrik di Kalimantan

  • 04 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap insiden pemadaman listrik yang terjadi di beberapa titik di kawasan Kalimantan.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadia dipanggil oleh Presiden untuk membahas persoalan PLN dan pemadaman listrik dalam rapat terbatas yang diadakan pada hari Selasa, 4 Agustus 2026.
  • Persoalan listrik dan PLN menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan.

RRI.CO.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian atas pemadaman listrik di sejumlah titik di Kalimantan. Presiden Prabowo memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait listrik padam.

"Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan bapak presiden. Di dalam pembahasan itu salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan PLN, persoalan listrik," kata Menteri Bahlil dalam keterangannya di Istana Kepresidenan usai rapat terbatas, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menteri Bahlil mengakui ada beberapa wilayah di Kalimantan yang masih gelap akibat listrik padam. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo memerintahkan agar Menteri Bahlil dan PLN agar mengambil langkah terukur sehingga persoalan pemadaman dapat diatasi.

"Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik. Kami akan selesaikan dalam waktu dekat," katanya.

Menteri Bahlil memastikan pemadamam listrik tidak terkait energi karena pasokan energi masih mencukupi. Bahlil mengatakan penyebab listrik padam karena terkait pemeliharaan.

"Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah," katanya menegaskan

"Jadi ada pemeliharaan yang terjadi, bahkan ada beberapa. Konon cerita, dari PLN bahwa terkait dengan jaringan induk juga," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....