Menbud Tegaskan Industri Budaya Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

  • 04 Agt 2026 08:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa sektor budaya harus dikembangkan sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Budaya Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai identitas bangsa tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan dan potensi besar.
  • Industri budaya Indonesia menunjukkan tren positif dengan meningkatnya dominasi karya nasional di berbagai sektor industri kreatif.

RRI.CO.ID, Depok - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan sektor budaya harus dikembangkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai budaya tidak hanya menjadi identitas bangsa, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar.

Fadli mengatakan perkembangan industri budaya Indonesia menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya dominasi karya nasional di berbagai sektor.

"Sekarang film kita market share-nya sudah 67 persen. Musik Indonesia juga didengarkan oleh 80 persen rakyat Indonesia," kata Fadli usai membuka Karantina Gita Bahana Nusantara 2026 di Depok, Jawa Barat, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan karya anak bangsa mampu bersaing di negeri sendiri. Bahkan, musik luar negeri semakin sulit mendominasi pasar nasional.

Fadli menilai budaya harus terus dikembangkan menjadi industri yang memberi manfaat ekonomi. Pengembangan itu mencakup musik, film, seni pertunjukan, seni rupa, hingga sastra.

"Ke depan saya kira ini harus kita jadikan bagian dari engine of economic growth. Bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah terus membangun lima ekosistem seni melalui Manajemen Talenta Nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing industri budaya Indonesia.

Fadli berharap budaya semakin berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Penguatan industri budaya, kata Fadli, juga akan membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku seni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....