Tak Sekedar Bernyanyi, Menbud Minta Peserta GBN Hayati Sejarah Lagu Kebangsaan
- 03 Agt 2026 22:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka Karantina Gita Bahana Nusantara 2026 dan menekankan pentingnya pemahaman sejarah di balik setiap lagu kebangsaan.
- Lagu kebangsaan Indonesia adalah hasil dari perjuangan dan pengorbanan para pendiri bangsa yang perlu diresapi dengan mendalam.
- Peserta GBN 2026 diminta menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan dan memahami makna setiap kata dalam lagu tersebut.
RRI.CO.ID, Depok - Menteri Kebudayaan Fadli Zon meminta peserta Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 memahami sejarah di balik setiap lagu kebangsaan. Menurut Fadli, lagu kebangsaan lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pendiri bangsa.
"Kita harapkan saudara-saudara menyanyikan lagu-lagu kebangsaan kita ini dengan penuh penghayatan. Perlu diresapi kata per kata yang ada di dalam lagu-lagu kita ini," kata Fadli saat membuka Karantina Gita Bahana Nusantara 2026 di Depok, Jawa Barat, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menegaskan lagu kebangsaan bukan sekadar karya musik. Lagu-lagu tersebut lahir dari pengalaman sejarah dan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia.
"Ini bukan lagu-lagu dari AI. Ini lagu-lagu yang diciptakan dengan sepenuh hati dan pengalaman yang luar biasa," ujarnya.
Fadli mencontohkan lagu "Berkibarlah Benderaku" karya Ibu Sud yang terinspirasi dari keberanian pendiri Radio Republik Indonesia (RRI), Yusuf Ronodipuro. Fadli bercerita saat itu Yusuf Ronodipuro tetap mengibarkan Merah Putih meski diancam tentara Jepang.
"Itu ada peristiwanya ketika Yusuf Ronodipuro mengerek bendera kemudian tentara Jepang menodongkan senjata. Beliau sama sekali tidak takut dan tetap mengibarkan bendera," katanya.
Peristiwa tersebut, lanjut Fadli, menginspirasi Ibu Sud menciptakan lagu "Berkibarlah Benderaku". Karena itu, setiap lagu kebangsaan memiliki latar belakang sejarah yang perlu dipahami.
"Di setiap lagu-lagu itu ada latar belakangnya. Ada sejarahnya, ada semangatnya, ada cita-cita para pejuang kita," ucap Fadli.
Ia berharap para peserta tidak hanya tampil baik secara musikal, tetapi juga memahami makna setiap lagu yang dibawakan. Dengan itu, penampilan mereka pada peringatan HUT Ke-81 RI di Istana akan memiliki penghayatan yang lebih kuat.
"Mudah-mudahan dengan mengikuti karantina ini saudara-saudara menjadi pribadi yang semakin kuat. Membawa panji-panji nasionalisme dan kebangsaan kita," ujar Fadli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....