Program Kredit Perumahan Rakyat Berdampak Positif untuk Kontraktor

  • 02 Agt 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Fasilitas kredit program perumahan Bank BRI memberikan dampak positif bagi kontraktor di Jawa Tengah melalui program Rumah Subsidi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Kontraktor asal Salatiga Muji Marjoko mengalami peningkatan kapasitas usaha hingga dua kali lipat setelah memanfaatkan fasilitas kredit program perumahan tersebut.
  • Program ini memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha konstruksi dalam mengembangkan bisnis mereka.

RRI.CO.ID, Jakarta - Fasilitas kredit program perumahan dari Bank BRI berdampak positif bagi kontraktor di Jawa Tengah. Fasilitas kredit program perumahan merupakan program Rumah Subsidi yang digulirkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Muji Marjoko, kontraktor asal Salatiga, mengaku kapasitas usahanya meningkat hingga dua kali lipat setelah memperoleh fasilitas kredit program perumahan. Muji mengatakan program tersebut memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha konstruksi.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden atas programnya, terima kasih pada Pak Menteri Maruarar Sirait. Juga kepada BRI yang memberikan kita kredit program perumahan rakyat,” kata Muji, seperti dalam keterangan tertulis dari Sekretariat Presiden, Minggu, 2 Agustus 2026.

Muji mengatakan, sebelum memperoleh pembiayaan tersebut, hanya mampu membangun sekitar lima unit rumah. Kini, kapasitas pembangunan meningkat menjadi 10 hingga 15 unit rumah, karena fasilitas kredit program perumahan.

“Kita sebagai kontraktor di Salatiga, biasa kita sebelum mendapatkan program kredit perumahan ini kita cuma bangun maksimal lima. Dengan adanya program ini kita bisa membangun antara 10-15 rumah, ini untuk kenaikan di angka 100 persen,” ujar Muji.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tertarik dengan pengalaman India dalam membangun 40 juta rumah dalam 12 tahun. Pemerintah India mampu menyiapkan tiga juta rumah setiap tahun.

Presiden Prabowo mengatakan belajar dari India merupakan upaya pemerintah dalam mencari terobosan mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat. Presiden Prabowo memiliki program tiga juta unit rumah.

“Saya tertarik pada pengalaman bangsa India, mampu membangun 40 juta rumah dalam 12 tahun, atau kira-kira 3 juta rumah setiap tahun. Ini sedang saya pelajari, bagaimana caranya, ada teknik-teknik tertentu, dan ini bisa kita coba,” kata Presiden Prabowo saat menghadiri akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.

Presiden Prabowo mengatakan kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat besar sehingga pemerintah tidak boleh berhenti mencari cara-cara yang lebih efektif. Oleh sebab itu, Indonesia tidak boleh ragu belajar dari negara lain selama bertujuan menghadirkan manfaat bagi rakyat.

“Prestasi yang sudah kita capai sungguh signifikan, namun kita menyadari bahwa masih jauh lebih banyak lagi yang diperlukan oleh rakyat kita. Kalau bangsa kita mau bangkit dan bertransformasi, kita tidak boleh malu untuk belajar dari siapa pun,” kata Presiden Prabowo menegaskan.

Presiden Prabowo akan mengirim tim untuk belajar ke sejumlah negara seperti Tiongkok, India dan Mesir. Mereka akan mempelajari teknik yang terbaik kemudian dikembangkan di Indonesia.

“Saya mengirim tim ke mana-mana, saya kirim tim ke Tiongkok, India, Mesir untuk melihat, mencatat, dan belajar. Kita ambil yang terbaik dari bangsa-bangsa lain, di bidang perumahan pun demikian, kita cari teknik-teknik terbaik dan kita mengundang mitra-mitra terbaik,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan, pemerintah tetap akan memakai cara yang selama ini belajar. Namun tetap mencari inovasi dan terobosan untuk mempercepat pemenuhan rumah bagi rakyat.

“Cara-cara klasik yang sudah terbukti benar tentu akan kita teruskan, namun menurut saya, bangsa Indonesia harus memiliki keberanian. Keberanian berpikir, keberanian belajar dari orang lain, keberanian mengambil risiko, keberanian berbuat, serta keberanian mencari inovasi dan terobosan,” ucap Presiden Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....