PKP Percepat Pembangunan 25.606 Huntap Pascabencana di Sumatra hingga 2027
- 01 Agt 2026 12:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PKP mempercepat pembangunan 25.606 hunian tetap (huntap) pascabencana di Sumatera hingga 2027
- Pemerintah menambah anggaran Rp2,219 triliun untuk membangun 7.952 unit huntap pada 2026
- Pada 2027, pemerintah menargetkan pembangunan 17.654 unit huntap di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pembangunan 25.606 hunian tetap (huntap) pascabencana di Sumatera hingga 2027. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kawasan terdampak bencana.
Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP mengatakan pemerintah menambah anggaran pembangunan hunian tetap. Ia menyebut, tambahan anggaran mencapai Rp2,219 triliun untuk mendukung pembangunan 7.952 unit hunian pada 2026.
Provinsi Aceh memperoleh alokasi 6.220 unit dengan dukungan anggaran sebesar Rp1,819 triliun. Sumatra Utara mendapat 919 unit beranggaran Rp299,38 miliar, sedangkan Sumatra Barat memperoleh 813 unit dengan anggaran Rp220,51 miliar.
"Percepatan pembangunan huntap merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana. Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh," ujar Teddy Paul H. Siagian di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Secara keseluruhan, pembangunan huntap hingga 2027 ditargetkan mencapai 25.606 unit dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp7,4 triliun di tiga provinsi tersebut. Provinsi Aceh memperoleh alokasi terbesar sebanyak 20.647 unit sebagai bagian percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Setelah dirampungkan 7.952 unit pada 2026, pemerintah menargetkan sisa pembangunan 17.654 unit huntap pada Tahun Anggaran 2027. Adapun rinciannya meliputi 14.427 unit di Aceh dengan total anggaran sebesar Rp5,067 triliun.
Sebanyak 2.788 unit di Sumatra Utara dengan anggaran Rp802,66 miliar, dan 439 unit dengan anggaran Rp111,37 miliar di Sumatra Barat. Seluruh pembangunan hunian tetap pascabencana ditargetkan selesai sehingga tidak ada target pembangunan pada 2028.
Kementerian PKP menyatakan pembangunan hunian tetap mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Program tersebut juga memperkuat ketahanan permukiman melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....