Kemenag Imbau Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan Datang Lebih Awal ke Monas

  • 01 Agt 2026 09:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kegiatan di Monas diperkirakan diikuti sekitar 100 ribu peserta dari berbagai daerah
  • Panitia menyiapkan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, transportasi, dan pusat informasi
  • Kementerian Agama mengimbau peserta Zikir dan Doa Kebangsaan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Agama mengimbau peserta Zikir dan Doa Kebangsaan datang lebih awal ke kawasan Monas, Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Imbauan tersebut disampaikan untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya rangkaian kegiatan.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Muchlis M. Hanafi mengatakan persiapan pelaksanaan kegiatan terus dimatangkan bersama berbagai instansi. Menurutnya, koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.

"Seluruh aspek operasional terus kami siapkan melalui koordinasi dengan seluruh pihak. Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan seluruh peserta dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, tertib, dan khusyuk," ujar Muchlis dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Muchlis mengatakan kegiatan tersebut akan diperkirakan diikuti sekitar 100 ribu peserta dari berbagai daerah. "Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara," katanya.

Panitia juga mengimbau peserta membawa perlengkapan ibadah dan kebutuhan pribadi secukupnya selama kegiatan berlangsung. Selain itu, peserta juga diminta mengikuti pemeriksaan keamanan serta arahan petugas di lapangan.

Panitia juga telah menyiapkan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, dan pos keamanan bagi peserta. Pusat informasi, transportasi, serta mobilisasi peserta dari berbagai daerah juga terus dimatangkan.

Muchlis menegaskan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan bergantung pada kesiapan panitia dan kedisiplinan seluruh peserta. Ia mengajak masyarakat menjaga ketertiban serta kekhusyukan selama mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan.

"Kegiatan ini merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan berlangsung dengan baik bagi kita semua," ucap Muchlis.

Muchlis berharap Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara ikhtiar membangun bangsa dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Kita bekerja keras membangun Indonesia. Pada saat yang sama, kita juga memohon pertolongan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

“Semoga doa yang dipanjatkan bersama menjadi energi moral yang memperkuat persatuan bangsa. Semoga doa tersebut mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang semakin maju, adil, makmur, serta dirahmati Allah,” ujar Direktur Penerangan Agama Islam tersebut.

Rangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan akan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB di Kawasan Monas, Jakarta. Salah satu agenda utamanya adalah Selawat Kebangsaan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....