Survei IDM Catat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo 81,5 Persen
- 31 Jul 2026 07:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia Development Monitoring merilis survei nasional tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026.
- Sebanyak 81,5 persen responden survei menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.
- Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman mengatakan tingginya tingkat kepuasan publik menunjukkan mayoritas masyarakat masih memberikan kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei nasional mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026. Survei tersebut menunjukkan 81,5 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden.
Direktur Eksekutif IDM, Dedy Rohman mengatakan, tingginya tingkat kepuasan publik menunjukkan mayoritas masyarakat masih memberikan kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah.
“Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat,” kata Dedy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.
Survei juga mencatat 11,2 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Presiden. Sedangkan, 7,3 persen tidak memberikan jawaban.
Menurut IDM, penegakan hukum menjadi faktor yang paling memengaruhi tingkat kepuasan publik. Sebanyak 86,7 persen responden menyatakan puas terhadap langkah pemerintah dalam penegakan hukum terkait dugaan korupsi pada program-program prioritas.
Program yang menjadi perhatian responden meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kemudian, Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial.
Di bidang ekonomi, sebanyak 65,3 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sementara itu, 19,8 persen menyatakan belum puas dan 14,9 persen tidak memberikan jawaban.
Ketika diminta menggambarkan kondisi ekonomi saat ini, 61,4 persen responden menilai ekonomi dalam kondisi biasa saja. Sebanyak 27,2 persen menyebut kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk, sedangkan 10,1 persen menilai baik atau sangat baik.
Untuk kondisi politik nasional, 36,8 persen responden menilai situasinya sedang atau stabil. Sebanyak 35,1 persen menilai baik atau sangat baik, sementara 24,6 persen menilai buruk atau sangat buruk.
Survei turut mengukur persepsi masyarakat terhadap komunikasi publik Presiden. Hasilnya, 75,3 persen responden menyatakan menyukai pola komunikasi Presiden, sedangkan 14,8 persen tidak menyukai.
IDM juga mencatat tingkat dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah. Program Sekolah Rakyat memperoleh dukungan tertinggi dengan tingkat persetujuan 85,6 persen.
Program bantuan sosial mendapat dukungan 81,2 persen responden. Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis memperoleh dukungan 68,4 persen dan Koperasi Desa Merah Putih 53,5 persen.
Menurut IDM, program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat cenderung memperoleh tingkat dukungan lebih tinggi dibandingkan program yang masih berada pada tahap awal implementasi. Survei dilakukan pada 11–20 Juli 2026 terhadap 1.640 responden di seluruh provinsi Indonesia.
Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka dan verifikasi digital. Survei memiliki margin of error sekitar 2,37 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....