KAI Catat KA Rajabasa Melayani 534.748 Pelanggan di Sumatra, Bagaimana Catatannya?
- 25 Agt 2026 16:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- * PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani 534.748 pelanggan KA Rajabasa sepanjang Januari hingga Juli 2026.
- * Volume penumpang KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mengalami kenaikan sebesar 32,09% dibanding periode yang sama 2025.
- * KAI memperbesar kapasitas formasi tempat duduk KA Rajabasa dari 530 menjadi 848 kursi sejak Juli 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Persero mencatatkan volume penumpang KA Rajabasa mencapai 534.748 pelanggan. Capaian operasional angkutan massal lintas Kertapati–Tanjungkarang tersebut tercatat sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.
Pertumbuhan penumpang melonjak 32,09% dari periode sama tahun lalu sebanyak 404.848 orang. Informasi resmi penguatan konektivitas wilayah Sumatra Selatan–Lampung tersebut dirilis pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Layanan transportasi massal ini menghubungkan Stasiun Kertapati Palembang menuju Stasiun Tanjungkarang Bandar Lampung. Badan Pusat Statistik melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 menyentuh angka 5,61%.
Pihak manajemen menaikkan kapasitas tempat duduk rangkaian kereta dari 530 menjadi 848 kursi. Penyesuaian formasi tempat duduk pada KA Rajabasa telah diberlakukan secara resmi sejak Juli 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan strategi peningkatan layanan transportasi publik. Publikasi BPS mengenai Produk Domestik Regional Bruto Provinsi-Provinsi di Indonesia dirilis pada 13 April 2026.
“Pertumbuhan KA Rajabasa menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan masyarakat di Sumatra terus berkembang. KAI terus membaca karakter setiap wilayah agar layanan yang diberikan semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” kata Anne.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memaparkan peran penting moda kereta. Pergerakan mobilitas masyarakat Sumatra ditopang oleh pertumbuhan sektor industri pengolahan, pertanian, perdagangan, serta transportasi.
“Kereta api memiliki peran dalam menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat. Karena itu, pengembangan layanan dilakukan dengan memahami kebutuhan setiap wilayah dan karakter perjalanan pelanggan,” ujar Wisnu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....