Tingkat Polusi Plastik Masih Jadi Masalah Global

  • 14 Jun 2023 02:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengingatkan bahwa tingkat polusi plastik yang meningkat pesat masih menjadi masalah global yang serius. Sebab, ini berdampak buruk terhadap lingkungan, ekonomi, sosial, dan kesehatan.

"Persoalan polusi plastik merupakan persoalan bersama secara global. Tentu yang harus diselesaikan secara bersama pula," kata Siti, Rabu (14/6/2023).

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nation Environment Programme memperkirakan jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik dapat meningkat. Di mana hampir tiga kali lipat dari sekitar 9-14 juta ton per tahun pada tahun 2016 menjadi 23-37 juta ton per tahun pada tahun 2040.

Pada 29 Mei sampai 2 Juni 2023, pertemuan kedua komite perundingan antar pemerintah di Paris menyoroti persoalan polusi plastik di seluruh dunia. Pertemuan itu diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama secara internasional.

"Ini sejalan dengan upaya kita di Indonesia yang sedang menyiapkan konsep kerja bebas sampah dan bebas emisi. Seperti halnya kita bekerja dalam hal hutan dan penggunaan lahan," ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia mendalami dan memperluas strategi. Khususnya dalam menerapkan skema pengelolaan sampah dengan mengoptimalkan rantai nilai.

"Kita sampai pada fase yang sekarang ini yang bisa dikatakan tidak tertinggal dibandingkan dengan kegiatan di negara-negara lain. Kita tidak terbelakang, kita berjalan, dan terus bekerja," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....