Istana Kembali Tegaskan Bantah Reshuffle Kabinet
- 07 Agt 2026 15:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID. Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab isu perombakan kabinet (Reshuffle Kabinet). Menteri Prasetyo menegaskan belum ada rencana perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Ini memang setiap minggu setiap bulan ada pertanyaan. Masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih," kata Menteri Prasetyo dalam keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jumat, 7 Agustus 2026.
| Baca juga: Istana Pastikan Tidak Ada Reshuffle Kabinet |
Kendati demikian, jika ada perombakan kabinet, hanya untuk mengisi posisi atau jabatan tertentu. Menteri Prasetyo mengatakan pengisian jabatan di kabinet hanya untuk jabatan yang kosong.
"Kalaupun ada terjadi perubahan atau reshuffle, prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong," katanya. Menteri Prasetyo mencontohkan posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (WamenImipas) kosong usai Silmy Karim jadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle," katanya menegaskan.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Prasetyo menyampaikan Presiden Prabowo Subianto belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI, terkait calon definitif Gubernur Bank Indonesia. Posisi Gubernur BI kosong usai Perry Warjiyo mengundurkan diri dengan alasan pribadi.
"Sampai hari ini juga belum ada surpres dari bapak presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut karena masih sedang proses. Jadi bapak presiden dalam waktu-waktu apa terakhir ini banyak berdiskusi, banyak menerima pendapat, banyak meminta masukan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....