Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran Lahan di Kota Serang
- 30 Jul 2026 08:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Damkar Kota Serang mencatat kebakaran lahan terjadi hampir setiap hari selama sepekan terakhir akibat cuaca panas dan angin kencang.
- Kebakaran di Perumahan BMS berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa, dengan dugaan penyebab berasal dari gesekan ranting pohon yang mengering.
- Pemkot Serang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan untuk mencegah kebakaran selama musim kemarau.
RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Serang mencatat peningkatan laporan kebakaran lahan yang terjadi hampir setiap hari selama sepekan terakhir. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat area ilalang dan lahan kering semakin mudah terbakar di berbagai lokasi.
Kebakaran terbaru terjadi pada Rabu malam, 28 Juli 2026 di kawasan Perumahan BMS, Kota Serang, Banten. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api sebelum meluas ke kawasan permukiman warga sekitar.
Kasi Dalops Damkar Kota Serang, Asep Setiawan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran diduga dipicu oleh gesekan ranting pohon yang kering akibat cuaca panas.
"Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, kemungkinan akibat cuaca panas ini banyak ranting saling bergesekan hingga menimbulkan api," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Kamis, 30 Juli 2026.
Menurutnya, hampir setiap hari pihaknya menerima laporan kebakaran, khususnya area ilalang. Laporan terbanyak terjadi pada Sabtu, 23 Juli 2026, yakni mencapai 12 kejadian.
"Setiap hari hampir selalu ada laporan, rata-rata kebakaran ilalang. Kebakaran sampah juga beberapa kali terjadi," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengeluarkan surat edaran kepada seluruh lurah dan camat untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kami mengimbau kepada warga untuk menjaga lingkungan serta mengurangi risiko kebakaran di tengah kondisi cuaca yang sedang ekstrem," ucapnya.
Pemerintah Kota Serang berharap partisipasi masyarakat dapat membantu mencegah kebakaran lahan melalui langkah sederhana yang dilakukan. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keselamatan lingkungan selama musim kemarau tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....