Jakarta IP Market 2026 Hubungkan Kekayaan Intelektual dengan Pasar Global
- 29 Jul 2026 14:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jakarta IP Market 2026 diresmikan sebagai platform yang menghubungkan Kekayaan Intelektual dengan pasar global.
- Ekonomi kreatif menjadi motor pertumbuhan yang menjanjikan dengan Jakarta berada di posisi sentral sebagai pusatnya.
- Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah DKI Jakarta dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif melalui perlindungan dan pemasaran hak kekayaan intelektual.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf DKI Jakarta Puji Hastuti mengatakan Jakarta IP Market hadir mempertemukan Kekayaan Intelektual (IP) dengan pasar global. Menurutnya, ekonomi kreatif menjadi motor pertumbuhan yang menjanjikan dan Jakarta berada di jantungnya.
"Ekonomi kreatif hari ini menjadi motor pertumbuhan yang menjanjikan dan Jakarta berada di jantungnya. Jakarta IP Market hadir untuk mempertemukan kekayaan intelektual langsung dengan pasar global," ujar Puji dalam pembukaan Jakarta IP Market 2026 di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Pada kesempatan yang sama, Puji mengatakan penyelenggaraan Jakarta IP Market tahun lalu berhasil memfasilitasi 305 business matching. Menurutnya, potensi nilai bisnis dari pertemuan tersebut mencapai lebih dari Rp33,4 miliar.
"Pada penyelenggaraan sebelumnya, acara ini berhasil memfasilitasi 305 business matching. Dengan potensi nilai bisnis lebih dari 33,4 miliar rupiah," kata Puji.
Ia juga mengungkapkan potensi transaksi Jakarta IP Market tahun ini ditargetkan melampaui Rp100 miliar. Menurutnya, jumlah peserta IP juga meningkat dari 24 menjadi 28 pada penyelenggaraan tahun ini.
"Tahun ini dengan persiapan lebih panjang, kami optimis targetnya bisa di atas 100 miliar rupiah. Peserta IP meningkat dari 24 menjadi 28 tahun ini," ucap Puji.
Lebih lanjut, Puji menyampaikan Jakarta IP Market menghadirkan perwakilan lisensi SEGA dan Disney untuk pertama kalinya. Menurutnya, sekitar 18 IP lokal diprioritaskan untuk difasilitasi dalam penyelenggaraan tahun ini.
"Ada perwakilan lisensi SEGA dan Disney yang baru pertama kali hadir. Untuk IP lokal, kami memprioritaskan sekitar 18 IP lokal untuk difasilitasi," ujar Puji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....