Wamendagri: Pengendalian Inflasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
- 28 Jul 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan pengendalian inflasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi, produksi, penciptaan lapangan kerja
- Serta pencapaian target pertumbuhan ekonomi
- Ia menyampaikan bahwa stabilitas inflasi dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor ekonomi
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan pengendalian inflasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi, produksi, penciptaan lapangan kerja. Serta pencapaian target pertumbuhan ekonomi.
Ia menyampaikan bahwa stabilitas inflasi dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor ekonomi. "Kalau kita berhasil mengelola inflasi maka spillover efeknya banyak, mendorong konsumsi, menstimulasi produksi, membuka lapangan pekerjaan, dan sesuai dengan target Bapak Presiden 8 persen of economic growth," kata Bima, Selasa, 28 Juli 2026.
Bima juga mendorong pemerintah daerah memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri secara konsisten mengawal upaya tersebut melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang rutin dilaksanakan sejak Oktober 2022.
Ia menjelaskan, tantangan pengendalian inflasi di setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), faktor konektivitas antarpulau, biaya logistik, aktivitas pariwisata, hari besar keagamaan. Serta kondisi cuaca turut memengaruhi stabilitas harga pangan.
"Potensinya besar, tapi persoalannya adalah konektivitas antarpulau tadi. Biaya logistik ini sangat memengaruhi di sini, distribusi pentingnya sama, krusialnya sama dengan produksi," ujarnya.
Untuk memperkuat ketahanan pangan, Bima mengajak pemerintah daerah meningkatkan kerja sama antardaerah guna menjaga kelancaran distribusi dan pasokan pangan. Guna memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau perkembangan harga secara real time, serta mengoptimalkan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam perencanaan tata ruang.
Menurutnya, pengendalian inflasi memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, Bank Indonesia, Perum Bulog, Kementerian Perdagangan. Termasuk pemangku kepentingan lainnya agar stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....