Pro AVL 2026 Dorong Industri Audio Visual Tembus Pasar Lebih Luas

  • 28 Jul 2026 09:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pro AVL 2026 juga memberi ruang bagi pengembangan talenta kreatif
  • Kementerian Koperasi mendorong pelaku industri kreatif di Indonesia untuk membentuk badan hukum koperasi

RRI.CO.ID, Jakarta – Pameran Professional Audio Visual Lighting (Pro AVL) 2026 telah dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang. Pameran ini menjadi ajang yang mempertemukan pelaku industri audio visual dalam negeri dengan pasar yang lebih luas.

Pameran tersebut berlangsung pada 28–31 Juli 2026 menghadirkan sekitar 60 merek audio visual dan alat musik. Yang diwakili distributor dari hampir 10 negara.

CEO Krista Exhibitions, Daud Salim, mengatakan Pro AVL tidak hanya menampilkan perkembangan teknologi terbaru. Tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan ekspansi bisnis bagi pelaku industri nasional.

“Kami menghadirkan sekitar 60 brand yang diwakili distributor dari hampir 10 negara. Ini menjadi kesempatan untuk bertemu dengan produsen dalam negeri, termasuk UMKM yang memproduksi alat musik seperti gitar,” ujar Daud saat pembukaan Pro AVL 2026.

Menurutnya, berbagai teknologi yang dipamerkan mencakup projection LED, videotron, sistem tata suara profesional, hingga perangkat konferensi interaktif. Yang kini banyak dibutuhkan sektor perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, dan fasilitas olahraga.

Selain menjadi ajang bisnis, Pro AVL 2026 juga memberi ruang bagi pengembangan talenta kreatif. Salah satunya melalui penyelenggaraan Krista Drum Battle serta kompetisi menyanyi.

Daud menilai kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menampilkan potensi generasi muda Indonesia di bidang musik. Ia berharap masyarakat, pelaku usaha, maupun institusi dapat memanfaatkan pameran ini untuk mengikuti perkembangan teknologi audio visual.

Kementerian Koperasi mendorong pelaku industri kreatif di Indonesia untuk membentuk badan hukum koperasi. Sebagai upaya memperkuat ekosistem usaha dan meningkatkan daya saing.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi RI, Henny Navilah. Ia mengapresiasi Pro AVL Expo 2026 yang dinilai konsisten menjadi wadah pengembangan industri kreatif dan teknologi di Indonesia.

“Kami mengapresiasi Krista Exhibitions sukses menyelenggarakan berbagai pameran, termasuk Pro AVL Expo 2026. Industri kreatif di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang,” kata Henny.

Kemenkop berharap berbagai komunitas maupun pelaku industri kreatif dapat membangun kelembagaan usaha berbasis koperasi. Agar memiliki fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....