Menkop Dorong MES Jadi Penggerak Sektor Riil Ekonomi Syariah

  • 26 Jul 2026 03:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendesak Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tidak hanya fokus pada kegiatan literasi, tetapi juga mengembangkan sektor-sektor riil yang produktif.
  • Sinergi antara ekonomi syariah dan ekonomi hijau menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
  • Pelantikan Pengurus Wilayah MES Jawa Barat menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi umat melalui partisipasi aktif dalam sektor-sektor riil.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meminta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tidak hanya berfokus pada kegiatan literasi. MES juga diminta berperan aktif dalam mengembangkan sektor-sektor riil yang produktif untuk memperkuat ekonomi umat.

Hal itu disampaikan Ferry saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) MES Jawa Barat serta Seminar dan Talkshow Nasional bertema. Menurutnya sinergi Ekonomi Syariah dan Ekonomi Hijau dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di salah satunya di Jawa Barat

“Pengurus MES Jawa Barat menginventarisasi pengusaha muslim di daerahnya sebagai langkah membuka akses permodalan sekaligus memperkuat kapasitas usaha. Setiap kepengurusan MES harus menjadi simpul yang menghubungkan pemerintah,” kata Ferry dalam keterangannya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ferry mengungkapkan Kementerian Koperasi bersama MES, Kementerian Agama, dan Danantara tengah menyiapkan pengembangan koperasi berbasis masjid. Ia berharap Jawa Barat dapat menjadi daerah percontohan agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah.

Ferry menjelaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi infrastruktur distribusi berbagai barang bersubsidi dan bantuan sosial. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memangkas rantai distribusi yang panjang sehingga manfaatnya dapat diterima masyarakat.

Sementara, Pemprov Jawa Barat berharap MES menjadi jembatan sinergi antara pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, hingga pesantren. Ketua Umum PW MES Jawa Barat Hari Maksum menambahkan, pihaknya akan menjalankan program prioritas.

“Saya berharap MES dapat mengambil peran strategis sebagai jembatan yang menghubungkan pemerintah. Kemudian regulator (BI dan OJK), pelaku usaha, akademisi, hingga pesantren,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....