Tim DVI Identifikasi Dua Korban Tenggelam KM Nurul Salsa
- 24 Jul 2026 07:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim DVI gabungan berhasil mengidentifikasi dua korban tenggelamnya KM Nurul Salsa sebagai Hasriati dan Bau Intang.
- Sebanyak 58 penumpang ditemukan selamat, empat korban meninggal dunia, dan 14 orang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
- Tim SAR kembali menemukan satu jenazah laki-laki, sementara proses identifikasi dan pencarian korban lainnya masih terus berlangsung di Perairan Kepulauan Selayar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan berhasil mengidentifikasi dua korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. Kedua korban tersebut diketahui ditemukan di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Usai ditemukan di perairan tersebut, kedua jenazah kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hal ini dilakukan untuk menjalani proses identifikasi secara menyeluruh.
Kepala Biddokes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris mengatakan jenazah pertama teridentifikasi sebagai Hasriati. Seorang perempuan berusia 44 tahun, warga Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sementara jenazah kedua dipastikan merupakan Bau Intang, perempuan berusia 50 tahun. Identifikasi jenazah dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari dan data medis.
"Jenazah dengan kode PM 62 B01 Selayar teridentifikasi sebagai Hasriati melalui kecocokan data gigi, data medis, serta properti korban. Sementara jenazah PM 62 B02 Selayar dipastikan merupakan Bau Intang berdasarkan sidik jari dan data medis," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Jumat, 24 Juli 2026.
Sementara itu, sebanyak 58 dari 76 penumpang KM Nurul Salsa berhasil ditemukan selamat. Empat korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 14 penumpang lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah. Jenazah tersebut berjenis kelami laki-laki di sekitar Pulau Matalaang pada operasi pencarian terbaru.
"Identitas korban tersebut masih didalami. Sementara pencarian terhadap korban lain terus dilakukan di perairan Kepulauan Selayar," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....