BNPB: Karhutla di Minahasa Berhasil Dipadamkan
- 23 Jul 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya
- Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari
- Ia mengatakan kebakaran terjadi di Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur, sejak Selasa (21/7) sore
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Ia mengatakan kebakaran terjadi di Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur, sejak Selasa (21/7) sore. "Tim gabungan di daerah langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Rabu (22/7)," kata Abdul, Kamis, 23 Juli 2023.
Menurut Abdul, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar lima hektare lahan vegetasi kering. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Proses pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Minahasa, Dinas Pemadam Kebakaran, serta perangkat desa setempat. BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan selama musim kemarau.
Pemerintah daerah diimbau memperkuat kesiapsiagaan posko, memetakan potensi krisis air bersih. Serta memastikan kesiapan personel pemadam di wilayah rawan karhutla.
Sementara itu, masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, menggunakan air secara bijak. Serta memantau informasi kebencanaan dan cuaca melalui BMKG, BPBD, maupun instansi pemerintah terkait.
"Kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci dalam mencegah, meminimalkan dampak bencana. Dan melindungi keselamatan warga," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....