Kemenperin: Bank Emas Perkuat Pasokan Bahan Baku Industri Perhiasan
- 23 Jul 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai keberadaan bank emas (bullion bank) dapat memperkuat pasokan bahan baku bagi industri perhiasan nasional
- Sekaligus meningkatkan daya saing sektor tersebut
- Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengatakan industri perhiasan membutuhkan kepastian ketersediaan bahan baku
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai keberadaan bank emas (bullion bank) dapat memperkuat pasokan bahan baku bagi industri perhiasan nasional. Sekaligus meningkatkan daya saing sektor tersebut.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengatakan industri perhiasan membutuhkan kepastian ketersediaan bahan baku. Baik dari sisi jumlah maupun kualitas.
"Manfaatnya sebenarnya itu jaminan akan bahan baku. Ini yang secara kuantitas dan kualitas aman," kata Reni, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurutnya, kepastian pasokan bahan baku akan mendukung industri perhiasan, terutama pelaku usaha yang berorientasi ekspor. Selain itu, ketersediaan logam mulia di dalam negeri dinilai dapat meningkatkan efisiensi biaya serta mempercepat proses produksi.
"Kalau logam mulianya, bahan bakunya bisa didapat di dalam negeri. Otomatis lebih murah, lebih terjamin, dan dari waktu lebih cepat," ujarnya.
Kemenperin mencatat nilai ekspor barang perhiasan dan barang berharga sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 9,1 miliar dolar AS, meningkat 64,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,5 miliar dolar AS.
Sementara itu, berdasarkan data World Gold Council, permintaan emas batangan dunia pada 2025 mencapai 1.402 ton. Atau meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1.208 ton.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan layanan bank emas nasional yang dikelola Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mengelola 153 ton emas sejak diluncurkan pada 2025. Presiden mengatakan keberadaan bank emas menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ekosistem industri emas nasional sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya emas di dalam negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....