Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Ini Penjelasan Wamenhan Donny
- 23 Jul 2026 14:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan kepemimpinan nasional untuk menyiapkan calon pemimpin di berbagai sektor strategis.
- URI memiliki model pendidikan yang berbeda dari perguruan tinggi konvensional, tidak menyelenggarakan program studi seperti kedokteran, hukum, atau teknik.
- Fokus URI adalah membentuk karakter, kompetensi, dan kepemimpinan calon pejabat negara melalui pendekatan kepemimpinan yang terstruktur.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan kepemimpinan nasional. Kehadiran URI ditujukan untuk menyiapkan calon pemimpin Indonesia di berbagai sektor strategis.
Berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya, URI tidak menyelenggarakan program studi seperti kedokteran, hukum, atau teknik. Lembaga ini difokuskan untuk membentuk karakter, kompetensi, dan kepemimpinan calon pejabat negara.
Pembentukan URI dilatarbelakangi kebutuhan pemerintah menciptakan sistem pembinaan pemimpin yang lebih terstruktur. Presiden Prabowo menilai Indonesia memerlukan lembaga khusus yang menyiapkan sumber daya manusia unggul sejak dini.
Gubernur URI yang juga Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan menjelaskan dasar pembentukan lembaga tersebut. Ia menyebut perhatian Presiden berfokus pada pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan kepemimpinan berjenjang mulai dari sekolah hingga pemerintahan.
"Presiden sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Beliau menginginkan adanya pendidikan mulai tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga pemerintahan," kata Donny di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Konsep URI mengadopsi model lembaga pendidikan kepemimpinan yang diterapkan sejumlah negara. Salah satunya Institut National du Service Public (INSP) di Prancis yang sebelumnya dikenal sebagai École Nationale d'Administration (ENA).
Lembaga tersebut selama ini menjadi tempat pendidikan calon pejabat tinggi pemerintahan Prancis. Banyak alumninya kemudian menduduki jabatan strategis sebagai presiden, menteri, diplomat, maupun pejabat administrasi negara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah lama mempersiapkan pembentukan URI."Belajar dari beberapa negara yang memiliki lembaga khusus untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin," ujar Prasetyo.
Meski kurikulum resminya belum diumumkan, pemerintah memastikan pendidikan di URI akan menitikberatkan pada kepemimpinan. Selain itu administrasi pemerintahan, etika, integritas, dan tentunya wawasan kebangsaan.
Lulusan URI diharapkan memiliki kemampuan teknis sekaligus komitmen kuat terhadap kepentingan nasional. "Kita semua menjalankan amanah untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Prasetyo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....