Kapal Basarnas Mentawai Terbakar saat Docking di Muara Baru

  • 23 Jul 2026 06:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kapal Basarnas Mentawai terbakar saat docking di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, ketika menjalani perawatan tahunan.
  • Petugas mengerahkan puluhan armada dan personel untuk menangani kebakaran, dengan proses penanganan berlanjut hingga tahap pendinginan guna mencegah api kembali menyala.
  • Penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih diselidiki, sementara petugas mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kebakaran melanda satu unit kapal milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut terjadi, Rabu malam, 22 Juli 2026, saat kapal menjalani proses perawatan tahunan (docking).

Pejabat Humas SAR Jakarta, Ramli Prasetio membenarkan kapal yang terbakar merupakan KN SAR Ramawijaya 240. Kapal itu diketahui sedang menjalani perbaikan rutin tahunan di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman sebelum insiden kebakaran terjadi.

"Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai. Saat ini 20 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi," ujarnya dalam keterengan resmi yang diterima RRI, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan kapal tersebut bukan aset operasional Kantor SAR Jakarta. Melainkan milik Basarnas Mentawai yang sedang menjalani perawatan berkala.

Petugas gabungan masih berupaya mengendalikan api agar kebakaran tidak merambat ke fasilitas maupun kapal lain. "Saat ini proses pemadaman api sedang berlangsung," ucapnya.

Sementara itu, puluhan personel bersama sejumlah armada pemadam langsung diterjunkan untuk mempercepat proses penanganan kebakaran. Demikian disampaikan Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman.

"Sebanyak 14 unit mobil damkar beserta 70 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Saat ini situasi masih dalam tahap pendinginan," ujarnya.

Ia menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas dari warga sekitar pada pukul 19.58 WIB melalui laporan yang disampaikan langsung. Tim pemadam kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan mulai melakukan penanganan sekitar pukul 20.03 WIB sesuai prosedur.

Hingga pukul 20.44 WIB, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghindari munculnya kembali kobaran api dari bagian kapal yang masih menyimpan panas.

"Kami masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kebakaran. Kemudian, menghitung besaran kerugian akibat peristiwa tersebut," katanya, menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....