Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana
- 22 Jul 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KSOP Kelas II Patimban mencatat impor peti kemas internasional perdana melalui kunjungan MV. MSC CARLA III sebagai tonggak layanan logistik internasional
- Kegiatan bongkar muat mencapai 1.632 TEUs, terdiri atas 1.248 TEUs ekspor dan 384 TEUs impor, termasuk komponen kendaraan BYD untuk pabrik di Subang
- Pelabuhan Patimban kini siap melayani ekspor dan impor secara reguler guna mendukung rantai pasok industri, investasi, dan perekonomian nasional
RRI.CO.ID, Patimban - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban mencatat terlaksananya impor peti kemas internasional perdana. Pencapaian tersebut menandai kesiapan Pelabuhan Patimban melayani ekspor dan impor peti kemas internasional secara reguler.
Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Patimban setelah kapal MV. MSC CARLA III dari Singapura sandar, 19 Juli 2026. Kapal sandar pukul 02.06 WIB dan menyelesaikan kegiatan bongkar muat pada 21 Juli 2026 sebelum melanjutkan pelayaran.
Selanjutnya kapal berlayar menuju Pasir Gudang, Malaysia, Laem Chabang, Thailand, Shanghai, dan Ningbo, Tiongkok melalui layanan Enhanced Seahorse Service. Layanan tersebut menjadi bagian dari jaringan pelayaran reguler yang menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan kawasan Asia.
Kegiatan bongkar muat mencapai 1.632 TEUs yang terdiri atas 1.248 TEUs muatan ekspor dan 384 TEUs muatan impor. Dari sisi satuan, ekspor tercatat sebanyak 624 box, sedangkan impor mencapai 192 box yang seluruhnya merupakan peti kemas isi.
Komoditas impor yang dibongkar berupa komponen kendaraan BYD untuk didistribusikan menuju pabrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kehadiran layanan impor tersebut diharapkan mendukung kelancaran rantai pasok sektor industri sekaligus memperkuat layanan logistik kawasan industri Jawa Barat.
Sementara itu, komoditas ekspor yang dimuat melalui Pelabuhan Patimban berupa bahan baku kertas menuju berbagai negara tujuan. Pengiriman dilakukan melalui jaringan pelayaran internasional Mediterranean Shipping Company (MSC) yang melayani rute secara reguler.
Rangkaian layanan tersebut semakin memperkuat posisi Pelabuhan Patimban sebagai bagian dari jaringan pelayaran internasional di kawasan Asia. Perkembangan ini juga menunjukkan Pelabuhan Patimban semakin siap melayani ekspor dan impor sebagai alternatif layanan logistik nasional.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban Mohd. Arief Agustian mengatakan berkembangnya layanan peti kemas internasional menjadi langkah penting. Menurutnya, capaian itu memperkuat fungsi Pelabuhan Patimban sebagai salah satu simpul logistik nasional.
"Hal ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor. Sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif gerbang logistik internasional yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian nasional," ujar Arief di Patimban, Selasa, 21 Juli 2026.
Sebelumnya, Pelabuhan Patimban telah melayani ekspor peti kemas internasional perdana pada pekan sebelumnya sebelum layanan impor dimulai. Kehadiran layanan ekspor dan impor secara reguler diharapkan memperkuat konektivitas logistik Indonesia dengan jaringan pelayaran internasional.
Berkembangnya layanan pelayaran internasional diharapkan semakin mendukung kelancaran perdagangan internasional dan memperluas pilihan rantai pasok nasional. Pelabuhan Patimban juga diharapkan menyediakan alternatif layanan logistik yang andal bagi dunia usaha serta kawasan industri di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....