Mensesneg: Presiden akan Resmikan Pabrik Motor Listrik Karya Anak Bangsa
- 21 Jul 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah berkomitmen mendorong transformasi industri transportasi nasional dengan memanfaatkan energi baru terbarukan sebagai langkah strategis.
- Mensesneg Prasetyo Hadi menekankan pentingnya pengembangan motor listrik nasional sebagai salah satu prioritas utama transformasi transportasi.
- Pemerintah akan mendorong pembangunan pabrik motor listrik dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah berkomitmen dalam mendorong transformasi industri transportasi nasional, dengan pemanfaatan energi baru terbarukan. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Ia menjelaskan, salah satunya yang akan didorong pemerintah untuk dilakukan pengembangan, yakni terkait motor listrik. Mensesneg menyebut, dalam hal ini pemerintah mendorong pembangunan pabrik motor listrik nasional.
Prasetyo mengungkapkan bahwa dalam pembangunan pabrik motor listrik, akan segera diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan pembangunan pabrik motor listrik nasional ini, dikatakannya menjadi bukti akan kemampuan anak bangsa, dalam bertransformasi kendaraan listrik.
"Berkenaan dengan motor listrik nasional, nanti pada waktunya akan kami sampaikan. Dalam waktu dekat mungkin akan ada semacam launching motor listrik nasional hasil karya anak bangsa," kata Prasetyo, saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Lebih lanjut diungkapkan Mensesneg, menunjukan bahwa Indonesia mampu berinovasi dalam pemanfaatan energi baru terbarukan. Hal ini dijelaskannya, harus diimbangi dengan kemauan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan tercapainya transformasi.
"Ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan. Ya bangsa Indonesia akan mampu mecapainya," ujarnya.
Kendati demikian Mensesneg menegaskan, pembangunan pabrik motor listrik ini juga menjadi komitmen pemerintah, dalam pemanfaatan energi baru terbarukan. Sebab dengan kemandirian transformasi sektor transportasi nasional ini, menjadikan bangsa Indonesia tidak bergantung pada impor kebutuhan energi.
"Tidak sekadar memberi efek atau impact di dunia otomotif. Tetapi juga itu membawa pengaruh kepada konsumsi bahan bakar kita yang berbasis fosil, jadi kita bisa mengurangi ketergantungan ke BBM kita," ujar Mensesneg.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....