Agustina: BGN akan Siapkan Skema Insentif SPPG Lebih Adil dan Efisien
- 21 Jul 2026 02:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Gizi Nasional sedang merancang skema insentif baru yang lebih adil untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdasarkan evaluasi kondisi operasional.
- Insentif yang selama ini diberikan belum mempertimbangkan perbedaan jarak jangkauan dan jumlah pelayanan di setiap SPPG.
- Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mencontohkan ketidakadilan sistem insentif saat ini, yakni SPPG dengan jarak 200 meter yang melayani 1.000 orang menerima insentif yang sama dengan SPPG berjarak 400-500 meter.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyusun skema baru pemberian insentif yang lebih adil bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan evaluasi dilakukan setelah menemukan besaran insentif yang diterapkan belum mempertimbangkan kondisi operasional masing-masing SPPG.
"Nah, itu yang kami nanti akan membuat skema insentif yang lebih adil. Misalnya SPPG yang jaraknya 200 meter cuma melayani 1.000 orang, insentifnya masa sama dengan yang 400 atau 500 meter, kan enggak fair," ujar Agustina usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Ia menjelaskan skema baru akan disusun seiring proses refocusing penerima manfaat dan pembenahan data SPPG. langkah tersebut secara otomatis akan menghasilkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
"Dengan perbaikan tata kelola, otomatis efisiensinya pasti akan mengikuti. Tapi angkanya sementara ini saya belum bisa sebutkan karena prosesnya masih berjalan," kata Agustina.
Ia mengatakan Presiden Prabowo memberikan waktu satu bulan kepada BGN untuk menyelesaikan proses evaluasi tersebut. Selama periode itu, pembahasan dilakukan bersama kementerian terkait hingga tingkat teknis.
"Nanti harapan kami seefisien mungkin. Tapi efisiennya itu memang benar-benar harus dialihkan ke daerah-daerah yang membutuhkan, terutama wilayah dengan angka stunting tinggi," ujarnya.
BGN, lanjut dia, saat ini sedang memverifikasi seluruh SPPG yang telah beroperasi agar memiliki basis data yang akurat. Pembenahan tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola Program MBG yang lebih transparan, efektif, dan berkeadilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....