Soal Mantan Jampidsus, Hasan Nasbi: Pemerintah Tak Akan Intervensi Proses Hukum

  • 20 Jul 2026 15:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penasihat Khusus Presiden Hasan Nasbi menegaskan pemerintah tidak akan mengintervensi proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
  • Pernyataan tersebut diberikan sebagai respons atas proses hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah.
  • Pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat hukum tanpa ikut campur dalam penegakan hukum.

RRI.CO.ID, Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah tidak akan mengintervensi proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Pernyataan itu disampaikan Hasan saat dimintai tanggapan mengenai proses hukum yang tengah berjalan terhadap Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

"Soal itu kita serahkan saja sama proses yang dipegang aparat hukum ya. Karena pemerintah dalam hal ini enggak ikut intervensi soal penegakan hukum," kata Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

"Biar itu kewenangan penyidik sama aparat penegak hukum," ucap Hasan melanjutkan. Menanggapi pertanyaan mengenai potensi menurunnya kepercayaan publik karena perkara tersebut ditangani Kejaksaan, Hasan mempertanyakan anggapan tersebut.

Hasan optimistis penegakan hukum pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan berjalan secara profesional dan transparan. "InsyaAllah di bawah pemerintahannya Presiden Prabowo Subianto penegakan hukum ini akan prudent, akan clear dan terang benderang," ujarnya.

"Jadi insyaallah teman-teman tidak usah khawatir soal itu," kata Hasan. Sementara itu, Hasan juga dimintai tanggapan terkait isu perombakan Kabinet Merah Putih yang disebut akan dilakukan pada awal Agustus mendatang.

Menjawab pertanyaan tersebut, Hasan mengaku tidak mengetahui informasi mengenai kabar tersebut. "Kita mana tahu soal itu," ucap Hasan.

Presiden Prabowo Subianto diagendakan menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenen, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. Para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan sejak pukul 14.00 WIB.

Sidang tersebut juga dihadiri para kepala badan, wakil kepala badan, serta pimpinan sejumlah institusi negara. Presiden diperkirakan memberikan arahan terkait percepatan pelaksanaan program pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....