Koperasi Nelayan Didorong Perkuat Ekonomi Rakyat Berkelanjutan
- 19 Jul 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Koperasi harus menjadi sokoguru perekonomian nasional dengan menghadirkan layanan permodalan, distribusi, hingga pemasaran hasil tangkapan nelayan.
- Koperasi bukan sekadar tempat simpan pinjam, tetapi juga harus mampu menyediakan BBM, rantai pendingin, alat tangkap, hingga pemasaran hasil tangkapan
- Koperasi mampu memangkas rantai distribusi sehingga nelayan memperoleh harga jual hasil tangkapan lebih adil dan menguntungkan bersama.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Sugeng Nugroho, memaparkan koperasi berperan strategis memperkuat ekonomi rakyat, khususnya meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional Indonesia secara berkelanjutan. Menurut Sugeng, koperasi harus menjadi sokoguru perekonomian nasional dengan menghadirkan layanan permodalan, distribusi, hingga pemasaran hasil tangkapan nelayan.
“Koperasi bukan sekadar tempat simpan pinjam. Tetapi juga harus mampu menyediakan BBM, rantai pendingin, alat tangkap, hingga pemasaran hasil tangkapan,” ujar Sugeng Nugroho kepada PRO3 RRI.
Sugeng menilai koperasi mampu memangkas rantai distribusi sehingga nelayan memperoleh harga jual hasil tangkapan lebih adil dan menguntungkan bersama. Ia berpandangan akses terhadap BBM bersubsidi masih terkendala persyaratan administrasi, sementara fasilitas pendukung belum tersebar merata bagi nelayan kecil.
“BBM menjadi kebutuhan sangat vital. Karena sekitar enam puluh hingga tujuh puluh persen biaya melaut digunakan untuk membelinya,” ujarnya.
Sugeng mengemukakan koperasi seharusnya memperkuat keanggotaan sebelum menghimpun modal agar kedaulatan anggota tetap menjadi landasan utama pengelolaannya bersama. Ia meyakini pendekatan yang terlalu bersifat top-down berpotensi mengaburkan semangat gotong royong sekaligus mengurangi ruang anggota menentukan kebutuhan bersama.
“Koperasi pada prinsipnya bukan sekadar mengumpulkan kapital. Tetapi terlebih dahulu mengumpulkan orang atau anggotanya,” ujarnya.
Dirinya menambahkan konsep Kampung Nelayan Merah Putih merupakan gagasan baik karena mengintegrasikan sektor hulu hingga hilir secara menyeluruh bagi nelayan. Menurutnya, pelaksanaan program masih memerlukan pembenahan agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh nelayan sesuai tujuan pemerintah sejak awal.
Sugeng menggarisbawahi koperasi harus dikelola secara jujur, transparan, inovatif, serta berpihak kepada anggota agar menjadi kekuatan ekonomi masa depan Indonesia. Ia juga mengajak generasi muda, nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat pesisir bergabung membangun koperasi profesional demi kesejahteraan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....